JESTV.ID, LEBAK – Kartini seorang Ibu warga Desa Margajaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak mengharapkan keajaiban bisa bertemu kembali dengan anaknya yang sudah 25 tahun berpisah.
Keluhan rasa kangen seorang ibu Kartini kepada anaknya diungkapkan kepada wartawan media Jestv.id dikediamannya, Jum’at (21/10/2022).
“Jadi semenjak umuran 2 tahunan sampai sekarang 25 tahun, tak tau di mana berada dan belum pernah liat anak saya yang di adopsi orang lain melalui bibinya (Juju), karena saat itu terdesak faktor ekonomi,” ujarnya.
Kartini sapa akrabnya Entin menceritakan bahwa saat itu faktor ekonomi sehingga anaknya diadopsi.
“Saya bingung harus tinggal di mana sedangkan membawa anak-anaknya yang masih sekolah di bangku SDN dan itu juga terpaksa menumpang untuk sekedar tidur tapi waktu itu anak yang bernama Novi kembaran dari Nova di adopsi sama orang lain, saya tidak tau siapa yang ngadopsinya. Namun yang masih diingat ialah ucapan saudara atau bibinya untuk tidak khawatir karena yang ngurusnya adalah saudaranya juga,” terang Entin.
Dari sepengetahuan lanjut Entin, anaknya dibawa naik mobil arah Cimone Tangerang dan tidak jauh dari terminal tersebut.
“Pada saat itu dia naek mobil Cimone yang ga jauh dari terminal dan sampai sekarang saya belum pernah ketemu lagi dengan anak kembarannya dari Nova yaitu Novi,” imbuhnya.
Untuk itu, Entin mengharapkan kedatangan anak kembarannya Nova/Novi sebelum sisa umurnya.
“Saya sangat mengharapkan kedatanganya dan rela meski tidak di akui sebagai ibu kandung, yang penting asal bisa ketemu melihat wajah anak saya yang di bawa orang yang mengaku saudaranya, dari umur 2 tahun sampai sekarang umur 25 tahun,” harapnya.
“Bagi siapa saja yang dekat maupun kenal, sepintas mendengar dari tetangga namanya Enjuh yang tinggal tidak jauh dari terminal Cimone, saya ibunya Novi kembaran Nova mengharapkan kehadirannya,” pungkas Kartini sering di sapa Entin.(OMO)
