jestv.id
Daerah

Era Kepemimpinan Al Muktabar di Nilai Suram Oleh Budi

JESTV.ID, LEBAK BANTEN – Layaknya artis fenomenal, PJ Gubernur Banten Al Muktabar, aktif share cover karya orang lain di Instagram demi raih popularitas adpimpro, yang dianggap penting sebagai Pemimpin Banten.

Sisi lain gelombang protes dari anggota DPRD Prov.Banten yang viral (Video) memarahi hingga memaki sang Pj.Gubernur pada sesi Rapat tertutup mempermasalahkan serapan Anggaran, untuk pembangunan. Akademisi yang mengkritisi melalui media pemberitaan tentang amburadulnya Birokrasi, Element masyarakat yang kecewa karena sejumlah dinas dengan sangat terbuka, diduga kuat melakukan maladministrasi, atau perbuatan melawan hukum pada proyek lelang E-katalog.

Ditambah jeritan masalah PPDB dan Cawas pada Dinas Pendidikan, semua teriakan hal itu, seolah dianggap Knalpot bocor yang hanya mengganggu telinga sesaat.

“Degradasi kepercayaan masyarakat yang paling dangkal pada pemerintah selama terbentuknya Prov.Banten,” tutur Dr. Budi Ilham, Pengamat Politik dan Akademisi UNIBA Banten.

Diperkeruh oleh sikap arogan serta angkuhnya oknum eselon 2 dan jajarannya, pada salah satu OPD yang ogah ditemui awak media untuk dimintai tanggapan terkait kabar carut marut nya pembangunan breakwater Cikeusik Pandeglang- Banten. Tentunya hal ini sama halnya, telah mencoreng muka Pj.Gubernur karena pihak Dinas Kelautan Perikanan (DKP) bungkam terhadap informasi yang didengungkan oleh PemProv- Banten.

“Etika rendahan seorang birokrat jelas bersebrangan dengan UU No.14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik,” keluhnya.

Lanjut Budi, “Entah siapa yang menjadi Pembisik pada sang Kepala Dinas tersebut, hingga menyiarkan Podcast pada kanal youtube (24/8/23). Alih-alih menjawab kegaduhan malah sesumbar prestasi kinerja dengan percaya diri. Tentunya hal ini yang menambah Kemarahan masyarakat, karena melihat fakta yang di rasakan secara langsung, atas karyanya dilapangan, tidak ada yang prestisius,” kata Budi.

“Malahan terlihat jelas pembangunan Break Water yang asal asalan, apakah ini sikap elite yang sering kali disebut Rocky Gerung dengan istilah DUNGU??,” tandas Budi.

Kondisi kritis kepemimpinan Al Muktabar sudah memasuki stadium akhir, tidak ada harapan dan hanya kekecewaan teramat dalam bila melihat kondisi banten saat ini. gerakan 4 september menjadi klimaks semua persoalan yang terjadi, protes turun ke jalan melakukan aksi demonstrasi tatkala semua Aspirasi arus bawah tak lagi didengar.

“Element masyarakat dan akademisi akan mewarnai KP3B pada waktunya, dimana minggu depan surat pemberitahuan aksi akan dilayangkan,” tutur Budi.

“Banten lahir bukan dari tangan-tangan oportunis, bukan juga dari tangan-tangan yang haus kekuasaan, tetapi banten lahir karena satu tujuan yaitu masyarakat sejahtera dan berkeadilan,” ujar Budi.

“Karena sudah cukup dagelan politik konyol yang dipertontonkan menunjukan hilangnya jatidiri dan wibawa provinsi banten di tataran nasional, lilin perjuangan harus terus dijaga, jangan sampai hilang tak berbekas,” pungkas Budi mengakhiri.

(Aris Rj)

Related posts

Antisipasi Bencana, Personel Polsek Lebakgedong Polres Lebak Polda Banten Cek Debit Air Sungai Ciberang

admin

Pemuda Pancasila Kota Bandar Lampung Akan Adakan Hiburan Rakyat

Redaksi

Dirpamobvit Polda Banten bersama Tim Warung Jumat Barokah Bagikan Sembako

admin