jestv.id
Daerah

Keluarga Pasien Keluhkan Buruknya Pelayanan di Klinik Welas Asih Ambarawa

JESTV.ID, PRINGSEWU – Klinik Welas Asih Ambarawa, Pringsewu dikeluhkan keluarga pasien lantaran pelayanannya yang dinilai sangat buruk. Padahal diantara hak pasien atau keluarga pasien adalah mendapatkan pelayanan yang baik dari fasilitas kesehatan baik pengguna BPJS maupun umum.

Salah seorang keluarga pasien yang tidak berkenan namanya disebutkan, menyatakan kekecewaannya atas buruknya pelayanan di klinik Welas Asih Ambarawa saat berobat menggunakan BPJS, yang harusnya mendapatkan pelayanan yang setara dengan pasien umum.

“Saya datang ke klinik Welas Asih, dengan keluhan anak balita saya demam, diare, dan muntah, saya juga menjelaskan secara rinci keadaan kesehatan anak saya, namun dokter hanya diam, langsung memberi obat tanpa menjelaskan apa yang dialami anak saya,” ujarnya, Minggu (11/08/2024).

Lantaran tak ada perubahan, selang beberapa hari keluarga pasien kembali membawa anaknya yang sakit ke klinik Welas Asih. Namun lagi-lagi dokter hanya memberikan obat. Pada saat kunjungan kali kedua, keluarga pasien tersebut berniat meminta rujukan dari klinik ke salah satu rumah sakit untuk konsultasi ke Dokter Spesialis Anak (DSA) agar anaknya mendapatkan penanganan yg lebih intensif. Pasalnya menurut keterangan keluarga pasien anaknya sakit sudah lebih dari 10 hari.

“Saya minta rujukan ke DSA, dokternya bilang engga perlu, padahal anak saya udah 10 hari lebih sakit dan dua kali ke klinik , soalnya saya cuma di kasih obat, saya khawatir anak saya kenapa-kenapa. Karena kan ini menyangkut masalah tumbuh kembang anak. Sementara dari klinik hanya diberi obat tanpa saya tau anak saya sakit apa,” terusnya.

Keluarga pasien sangat menyayangkan atas sikap dokter yang ada di klinik Welas Asih terhadapnya. “Ini sangat bertentangan dengan apa yang menjadi slogan di klinik tersebut, yang terlulis lebar di dinding bahwa pelayanan nomor satu untuk pasien. Apa karena saya pakai BPJS? Saya sangat kecewa akhirnya saya pindah fasilitas kesehatan pertama ke klinik lain. Alhamdulillah dikasih surat rujukan,” tandasnya.

Sementara itu salah satu bidan Welas Asih, Intan, enggan berkomentar banyak karena dokter penanggungjawabnya sedang tidak ada di klinik. “Mungkin yang bisa ngasih keterangan itu dokter langsung,” ujar Intan singkat, Senin (12/08/2024). (Ahsani Taqwin)

Related posts

Polsek Warunggunung Melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat

admin

Pelaku KDRT Bunuh Diri, Usai Bacok Istri dan Bibinya

admin

Polsek Warunggunung Ciptakan Herd Immunity Dengan Melaksanakan Vaksinasi Massal

admin