jestv.id
Daerah

PW-Fast Respon Counter Polri DPC Lebak Akan Segera Monitoring Klarifikasi Kegiatan PKBM dan Ketapang Desa se-Kabupaten Lebak

JESTV.ID, LEBAK – Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara Counter Polri DPC Lebak akan segera turun ke setiap Desa, untuk memonitoring dan klarifikasi kegiatan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Non Formal dan kegiatan Ketahanan Pangan (Ketapang) yang lokasi anggarannya bersumber dari dana desa tahun 2025.

Ketua Tim Investigasi DPC Fast Respon Nusantara Counter Polri DPC.Lebak Maman mengatakan Kami semua pengurus perkumpulan Wartawan Fast Respon Counter Polri DPC.Lebak sudah rapat dan di agendakan untuk segera turun ke lapangan ke setiap Pusat Kegiatan Kelompok Belajar Mengajar (PKBM).

“Kami pengurus sudah rapat dan akan segera turun ke lapangan,” ungkap Maman yang sekaligus juga sebagai Ketua Korwil Fast respon Counter Polri Lebak selatan Minggu (9/03/2025).

Ia menambahkan dalam pelaksanaan Monitoring dan klarifikasi ke lapangan kami akan berkordinasi dan bersinergi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) Kapolres Lebak,Kejaksaan Negeri Rangkasbitung, Inspektorat Kabupaten Lebak dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Lebak serta akan dintembuskan ke DPW Fast Respon Counter Polri Banten.

‘Kegiatan Monitoring dan klarifikasi ini ke beberapa pusat Kegiatan Belajar Mengajar ((PKBM) di Kabupaten Lebak mekanismenya akan mencocokan data siswa atau peserta didik ke kelompok belajar, apakah siswa tersebut ada dan aktif, atau tidak fiktif, agar program pemerintah untuk mencerdaskan bangsa ini tidak ada kebocoran anggaran negara, biaya operasional yang di ajukan kelompok belajar (PKBM) sesuai jumlah siswa dengan yang di anggarkan pemerintah kepada setiap PKBM , bukan data fiktif,” ungkap Maman.

“Apabila ditemukan data fiktif atau pelaksanaannya tidak sesuai juklak dan juknisnya. Kami tak akan segan-segan tanpa pandang bulu, akan atensi kan ke Aparat Penegak Hukum (APH),” ujarnya.

Di tempat yang sama Ketua Fast Respon Counter Polri Kabupaten Lebak A.Sutisna menjelaskan tujuan Monitoring dan Klarifikasi Program Ketahanan Pangan (KETAPANG) yang alokasi anggaran bersumber dari dana desa 20 persen.

“Kami Fast respon Counter Polri DPC Lebak monitoring dan klarifikasi Ketapang ini bertujuan untuk mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yaitu swasembada pangan, agar kegiatan tersebut bisa sukses dan bisa tercapai untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya di setiap desa, karena tahun sebelumnya tahun 2024 kami sudah melaksanakan monitoring dan klarifikasi ke setiap desa yang ada di Kabupaten Lebak, serta kami dari Fast respon Counter Polri DPC Lebak sudah memberikan support dan motivasi serta Apresiasi kepada beberapa Kepala Desa yang dalam pelaksanaannya baik sesuai juklak dan juknis yaitu memberikan berupa piagam Penghargaan,” pungkasnya. (Red)

Related posts

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya Raih Gelar Doktor

admin

Korban Banjir Lebak Dapat Bantuan dari Ketua Umum Bhayangkari yang di Salurkan Polres Lebak

admin

Sat Lantas Polres Lebak On Air di Radio Multatuli Fm Sosialisasikan Ops Keselamatan Maung 2023

admin