jestv.id
Daerah Komunitas

Buya Sujana Karis Beserta Aliansi Masyarakat Cerdas : Meminta Kementrian PUPR Segera Eksekusi Bendungan Pasir Kopo Leuwidamar

Lebak,Jestv.id-Rencana pembangunan bendungan Pasir Kopo yang akan di laksanakan oleh Kementerian PUPR melalui Balai Besar BBWSC 3 memiliki Landasan hukum Proyek Strategis Nasional yakni Peraturan Presiden No 3 Tahun 2016 yang direvisi menjadi Peraturan Presiden No 58 Tahun 2017 dan Peraturan Presiden No 58 Tahun 2018.Minggu (28/2/2021)

Di wilayah Kabupaten Lebak berada di Kecamatan Leuwidamar, akan memggenangi 6 Desa 24 Kampung Terdiri dari 2.355 KK, dengan Luas DAS 171,6 Km2, Luas Genangan pada MAN 9,38 Km2, Luas Genangan pada MAB 10,51 Km2. Area genangan pada aliran sungai melewti wilayah Desa Leuwidamar, Desa Margawangi,Desa Sangkanwangi,Desa Cisimeut,Desa Nayagati, dan Desa Cisimeut Raya.

Serta Desa berbatasan seperti Desa Kanekes ( Baduy ), Desa Bojongmenteng,Desa Cibungur,Desa Pasir Eurih ( muncang ).
Dalam dokumen Pemaparan studi kelayakan Pembangunan Bendungan Pasir Kopo oleh PUPR pada 16 Juli 2020, semua tahapan perencanaan dan studi kelayakan sudah selesai dari tahun 1995 sampai dengan 2020.

Termasuk kajian sosial yang menyebutkan 82% Masyarakat terdampak siap di relokasi ke tempat lain, dengan kompensasi yang layak. Hal ini sudah jelas bahwa masyarakat terdampak tidak ada masalah dan siap mendukung pembangunan Pemerintah Pusat dalam membangun Bendungan dan bahkan sudah mengeluarkan dana yang bukan sedikit untuk perencanaan, jangan sampai uang Negara yang sudah keluar, sia sia jika tidak dilanjutkan ke tahap selanjut nya.Yakni mulai pembebasan lahan dan tahap pembangunan fisik Bendungan.

Buya Sujana Karis dan Aliansi Masyarakat Cerdas ( AMC ) yang diwakili oleh Apih Hanapi Ali ingin menyampaikan kepada Presiden Ir. H. Joko Widodo melalui kementrian PUPR agar “ Segera “ melanjutkan proses Pembangunan Bendungan Pasir Kopo masyarakat yang mendukung Project Waduk Pasir Kopo sebesar 82% serta.

Mempertanyakan Sikap Bupati Lebak yang mengakomodir segelintir orang yang diduga menolak bendungan dengan mengenyampingkan aspirasi masyarakat yang lebih Banyak serta jelas- jelas menerima pembangunan tersebut, padahal sebelumnya Bupati Lebak menyebutkan “ All Out “ Mendukung pembangunan Bendungan Pasir Kopo.

Silahkan buka dokumen kajian sosial di PUPR melalui Balai Besar kemudian bandingkan keabsahan nya dengan dokumen penolakan yang baru saja mencuat.

“Kami masyarakat Kecamatan Leuwidamar melalui Aliansi Masyarakat Cerdas “ SIAP” membuktikan dukungan kami jika harus dengan beramai-ramai Ke jalan.Maka dari itu meminta agar Pemeritah Pusat untuk segera selenggarakan serta ada tindak lanjut pembangunan Waduk Pasir Kopo, Leuwidamar, bukan nya Leuwi Kopo Kecamatan Gunungkencana yang ditawarkan oleh Bupati Lebak dalam surat penolakan, yang akan membutuhkan puluhan tahun kembali membuat kajian.

“Karena jika di kaji bersama contoh nya yang sudah dilaksakan di Daerah Waduk Karian sampai sekarang mulai dari ganti rugi lahan,pepohonan,bangunan dan lainya tidak ada yg mengeluh dalam arti harga tersebut sesuai,maka dari itu Masyarakat secara sadar berbalik arah yg tadi nya tidak mendukung sekarang Mendukung,”Tegas Buya Sujana Karis.(San)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts

Antisipasi Kejahatan, Polsek Malingping Polres Lebak Laksanakan Patroli Dini Hari

Redaksi Jestv

Apdesi Dan Semua Organisasi Di Bayah Bersatu Untuk Bayah Lebih Baik Lagi

Tim Redaksi

Sampaikan Permohonan Maaf, Polda Banten Akan Tindak Tegas Personel yang Melakukan Pengamanan di Luar SOP

admin

Leave a Comment

Translate »