Site icon jestv.id

Diduga PTPN VIII Cisalak Baru Serobot dan Rusak Lahan Milik Warga

JESTV.ID, LEBAK – Pemilik lahan di Kampung Jahe, Blok Pasir Kamarang, Desa Marga Jaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak merasa di serobot lahannya oleh pihak PTPN VIII Cisalak.

Lahan milik warga tersebut di jadikan jalan untuk angkutan sawit yang dilakukan oleh PT Nusantara VIII Cisalak baru. Jalan tersebut digunakan setiap dua hari dalam satu minggu dengan tonase sangat berlebihan hingga melebihi kapasitas jalan.

“Saya selaku pemilik tanah di Blok Cikamarang sangat dirugikan oleh pihak PTPN VIII Cisalak Baru karena telah dilakukan perusakan dan penyerobotan lahan, padahal jelas-jelas di sertifikat yang saya miliki hasil beli dari atas nama Asra Wijaya lahan yang diserobot tersebut,” ungkap H. Dade kepada media, Selasa (20/9/2022).

“Saya meminta kepada pihak PTPN VIII agar bisa menunjukan bukti-bukti secara sah kalau jalan itu miliknya, bahkan saya sudah berkirim surat kepada pihak Direksi PTPN VIlI Bandung tertanggal 24 Agustus 2022. Perihal Permohonan Penjelasan lahan yang dijadikan jalan, untuk mengangkut sawit, agar pihak Direksi bisa membalas dan menunjukan bukti kepemilikannya. Namun, sampai sekarang belum ada klarifikasi atau jawabannya,” tambahnya.

Sementara itu, ketika media meminta konfirmasi ke pihak bagian Krani l Personalia PTPN VIII Cisalak Maman Permana mengatakan diruang kerjanya membenarkan adanya persoalan lahan di blok tersebut.

“Saya membenarkan adanya persoalan lahan itu, mengenai bukti kepemilikan memang pihak kami tidak memiliki dokumennya. Namun, saya tetap akan mencari orang yang pada waktu itu mengetahui jual beli dan akan dijadikan bukti pengakuan jual beli pada waktu itu,” kata Maman ditemui media dikantornya.

Ketika disinggung terkait uang yang di belikan untuk lahan di Blok Pasir Kamarang seluas 780 meter oleh PTPN itu, lanjut Maman itu dari hasil uang koperasi dan pihak PTPN atau direksi tidak mengetahuinya.

“Iya, kalau tidak salah nilainya 13 juta dari uang koperasi yang kebetulan saya (Maman) sebagai ketuanya untuk membeli lahan di Blok itu diperuntukkan jalan untuk mengangkut hasil panen sawit di wilayah itu,” ungkapnya.

(MS)

Exit mobile version