Site icon jestv.id

Dinas Pertanian Lebak Targetkan 1000 Hektar Dukung IP 400 Genjot Produksi Pangan

JESTV.ID, LEBAK – Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Provinsi Banten menargetkan seluas 1.000 hektare untuk mendukung program indeks pertanaman (IP) 400 atau musim tanam keempat guna menggenjot produksi pangan.

“Kita tahun ini membangun beberapa lokasi irigasi dalam upaya mendukung IP 400 itu, ” ucap Kepala Bidang Sarana dan Parasarana (Sapras), Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Itan Oktarianto di kantornya, Rabu (23/3/2022).

Penerapan IP 400 itu tentu harus terpenuhi sarana dan prasarana penyediaan pasokan air untuk menyuburkan lahan pertanian padi sawah.

Selama ini, kata dia, petani Kabupaten Lebak baru terealisasi  indeks pertanaman 2,5 dan 3,0 musim tanam selama setahun dan belum pernah sebanyak 4 kali tanam.

Saat ini, petani Kabupaten Lebak belum mampu menerapkan musim tanam keempat selama setahun akibat belum tersentuhnya jaringan irigasi itu.

Selain itu juga areal persawahan seluas  44 ribu hektare di Kabupaten Lebak, sebagian besar masuk kategori sawah tadah hujan.

Mereka petani melakukan gerakan tanam itu,  jika curah hujan tinggi, karena terbatasnya infrastruktur irigasi.

Karena itu, pemerintah daerah  untuk mendukung program IP 400 direalisasikan pembangunan jaringan irigasi diharapkan sebanyak mungkin, sementara yang terealisasikan tiga irigasi dan pompa dangkal lima unit di tahun ini.

“Semua pembangunan penyediaan irigasi itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022,” katanya menyebutkan.

 Ia mengatakan, program IP 400 merupakan terobosan Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produksi sehingga ketersediaan beras dalam negeri dapat terpenuhi bahkan surplus hingga mampu ekspor.

Program IP 400 itu tersebar di 10 kecamatan karena terpenuhi prasarana pasokan air dengan masa panen selama 90 hari setelah tanam.

Varietas benih padi itu jenis varietas Pajajaran, sehingga petani harus mampu membuat persemaian varietas Pajajaran itu.

Selain itu juga potensi areal sawah cukup luas dan semangat petani dan kerja sama erat kelompok tani.

“Program IP 400 dapat  menyumbangkan produksi pangan juga peningkatan ekonomi petani,” ujarnya.(Red)

Exit mobile version