JESTV.ID, LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengajak masyarakat mendukung program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), dalam upaya mengubah perilaku dan kemandirian masyarakat untuk dapat hidup sehat secara higienis.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak Triatno Supiono, mengatakan bahwa program STBM ini, selaras dengan Peraturan Menteri Kesehatan ( Permenkes) Nomor 03 tahun 2014, dimana program ini memiliki Lima pilar sebagai kerangka tujuannya, diantaranya menghentikan kebiasaan masyarakat dalam buang air besar sembarangan,mencuci tangan pakai sabun, melakukan pengelolaan sampah rumah tangga, pengelolaan air minum serta pengelolaan limbah cair rumah tangga.
“Pada program ini, Dinkes menjadi motivator sekaligus pemicu dalam menumbuhkan nilai-nilai kesadaran masyarakat, khususnya tentang arti penting pola hidup sehat. Selain itu, Dinkes juga mendorong terwujudnya usulan masyarakat, terutama Kepala.Kekuarga (KK) yang belum memiliki jamban, maka secara swadaya Dinkes bersama elemen masyarakat lain, akan bahu membahu mewujudkan pengadaan prasarana jamban keluarga tersebut,”katanya,ditemui diruang kerjanya, Kamis (23/03/2022).
Meski Dinkes tidak memiliki anggaran untuk hal itu. Namun, Dinkes Lebak dengan segala daya memicu elemen masyarakat, bersinergi mengoftimalkan permohonan pada sejumlah titik potensi anggaran, seperti adanya dana Corporate Sosial Resfonsibility (CSR) perusahaan tertentu, atau donasi komunitas sosial maupun donasi pribadi masyarakat.
Triatno menuturkan, Pasca prasarana jamban dibangun, kepada masyarakat penerima bantuan jamban. Hendaknya dapat memanfaatkan dan merawatnya dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab.
“Agar semua prasarana yang sudah terbangun, nantinya agar dapat di manfaatkan dan dirawat dengan baik. Sehingga dengan adanya prasarana jamban tersebut, kebiasaan buang air disembarang tempat dapat di hilangkan,”ujarnya.
Sementara, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes Lebak, Endang menyatakan jika terkait program STBM tersebut, pihaknya telah bersinergi baik dengan organisasi profesi seperti Persatuan Perawat Indonesia (PPNI) dan Organisasi masa (Ormas) Jarum Lebak.
” Allhamdullillah, dalam program ini PPNI dan Ormas Jarum telah besinergi dengan Dinkes. Kifrah PPNI maupun Ormas Jarum cukup intens dalam menggalang pola swadaya dan menggagas bentuk partisifasi masyarakat,”tutupnya.(Omo)

