JESTV.ID, LEBAK – Keberadaan tempat pengolahan kayu yang diduga salahsatunya milik Kepala Desa Cikadu, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak- Banten, tak beraturan.
Pasalnya ribuan balokan kayu hasil olahan dari sejumlah soumil tertumpuk di sejumlah titik di bahu jalan, sehingga jelas sangat mengganggu laju kendaraan yang melintas, terlebih pengguna jalan dari luar daerah, yang tidak kenal dengan kondisi jalan tersebut.
Kondisi jalan yang gelap, karena minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di tambah banyaknya soumil yang menggunakan badan jalan, tentunya sangat membahayakan bagi pengendara, baik roda empat (4) maupun roda dua, sehingga hal ini, diduga melanggar aturan semestinya.
Hal ini di sampaikan oleh salah satu pengemudi yang melintas, inisial DN saat dimintai keterangan oleh awak media jestv, Selasa, (01/08/2023).
Terkait kayu yang menumpuk yang memakan badan jalan jelas membahayakan pengguna jalan menurutnya, apalagi jalan ini kan gelap dan banyak tikungan tajam.
“Terkait banyaknya kayu yang di tumpuk di bahu jalan, jelas sangat mengganggu pandangan dan membahayakan pengemudi yang melintasi jalan ini kang,” ujar DN.
Tolong kepada pihak berwenang, agar dapat menertibkan area sepanjang jalan ini, agar bebas dari tumpukan kayu di badan jalan, karena bisa menjadi penyebab kecelakaan.
“Mohon kepada pihak berwenang agar dapat menertibkan area sepanjang jalan ini, agar bebas dari tumpukan kayu, karena sangat riskan akan adanya kecelakaan kang,” ujarnya.
Pihaknya berharap kepada pihak berwenang, agar secepatnya menindak sesuai prosedur semestinya, tanpa pandang bulu.
“Saya berharap kepada pihak berwenang, agar secepatnya menindak sejumlah somail yang tak beraturan ini, tanpa pandang bulu.” Pungkasnya. (Aris RJ)
