JESTV.ID, LEBAK – Jarwo Kusnawi, seorang pendukung setia calon bupati Lebak, kini berada di persimpangan jalan yang sulit. Awalnya dia penuh semangat mengorbankan waktu dan tenaganya untuk mendukung calon Bupati ini. Namun seiring berjalannya waktu Jarwo mulai merasakan ada yang tidak beres.
Dia merasa seperti hanya dijadikan alat untuk mencapai tujuan politik calon bupati tersebut. Janji-janji manis yang awalnya menggugah semangatnya perlahan-lahan mulai memudar.
Jarwo menyadari bahwa kontribusinya tidak dihargai dan suaranya tidak didengar. Rasa kecewa ini bukan hanya tentang dirinya. Ini adalah gambaran nyata dari banyak pendukung lain yang mungkin merasakan hal yang sama.
Mereka datang dengan harapan dan keyakinan, tetapi pada akhirnya mereka hanya menjadi pion dalam permainan politik yang lebih besar.
Jarwo ingin mengingatkan kita semua bahwa dukungan itu harus saling menguntungkan. Ketika kita memberikan dukungan, kita berharap ada penghargaan dan perhatian timbal balik dari calon pemimpin yang kita pilih. Jangan sampai kita hanya menjadi alat untuk kepentingan mereka.
Sekarang, Jarwo berdiri di titik balik.
Dia mulai mempertanyakan komitmen calon Bupati terhadap masyarakat Rangkasbitung Lebak. Apakah mereka benar-benar peduli atau Hanya mencari suara demi kekuasaan?
Ini adalah pelajaran penting bagi kita semua. Jangan biarkan diri kita dimanfaatkan. Mari kita dukung pemimpin yang menghargai kontribusi kita dan benar-benar peduli terhadap masyarakat.
Jadi, bagi kalian yang juga merasa seperti Jarwo, ingatlah untuk tetap kritis dan cerdas dalam memilih pemimpin. Suara kita berharga dan kita pantas mendapatkan lebih dari sekadar janji kosong! (Rizal)

