JESTV.ID, LEBAK – Jembatan yang terletak di Desa Cirompang, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak Banten terputus akibat terjangan banjir besar pada minggu (23/4/2023).
Curah hujan dengan intensitas yang sangat tinggi ditambah lamanya hujan hingga lebih kurang lebih 3 jam, membuat debit air pada sungai yang berada di Desa Cirompang meluap hingga memutus jembatan yang menghubungkan dua Desa yaitu, Desa Cirompang dan Desa Muhara, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak-Banten.
Beruntung Insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, hanya saja akses tersebut tidak bisa dilalui kendaraan, baik roda dua maupun kendaraan roda empat. Untuk sementara waktu sebelum dibuat permanen, dibuat sebuah jembatan sementara oleh pihak aparatur desa dan masyarakat setempat.
Babinsa setempat, Serma Isyak menerangkan kepada Awak Media karna adanya curah hujan yang begitu deras selama 3 jam yang membuat kali muhara menjadi meluap sehingga terjadinya banjir dan mengakibatkan jembatan penghubung jalan terputus di Kampung muhara Desa Cirompang Kecamatan Sobang.

“Saya sebagai Babinsa dan bersama Babinkamtibmas dibantu masyarakat segera melaksanakan kegiatan gotong royong dengan membuat jembatan darurat agar warga bisa melintas,” ujar Serma Isyak.
“Pihak Babinsa maupun Babinkamtibmas juga mengingatkan warga agar berhati-hati karena jalannya sangat licin,” tambahnya.
Atas kejadian tersebut, kerugian dari akibat banjir, hanya Material fisik jembatan dengan panjang 20 meter dan lebar 4 meter. Masyarakat di Dua Desa berharap, pihak terkait agar secepatnya membangun kembali jembatan tersebut. Agar masyarakat sekitar dapat menggunakan jembatan sebagai akses perputaran ekonomi, untuk mengangkut hasil bumi masyarakat setempat. (Aris RJ)
