Site icon jestv.id

Kades Narimbang Mulia Kunjungi Rumah Warga Yang Ambruk Akibat Terdampak Gempa di Garut

JESTV.ID, Rangkasbitung – Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Nampaknya tengah di derita Mamah  Eli Sopiyah (56 tahun) warga Narimbang Lebak, RT 003/004, Desa Narimbang Mulya, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak Banten. Rumahnya sudah direndam banjir akibat meluapnya Kali Cikambuy, runtuh pula bagian atap dan tembok ambrol sesaat setelah gempa di Garut dengan kekuatan M6,5 mengguncang Kabupaten Garut, Sabtu malam, (27/4/2024), sekitar pukul 23.30 WIB, yang  getarannya terasa hingga ke wilayah Rangkasbitung.

Atas peristiwa tersebut Kepala Desa Narimbang Mulia Madhani biasa akrab disapa Jaro Anut langsung meninjau rumah warga yang ambruk akibat terdampak gempa bumi di Garut.

“Sebelumnya pihak Desa sudah mendapatkan informasi tentang ambruknya rumah warga yang terjadi pada Sabtu malam Minggu (28/4), dan di hari Minggunya Sekdes sudah langsung datang untuk mendata ke lokasi untuk keperluan pengusulan bantuan ke pihak-pihak terkait,” ujar Jaro Anut kepada media Jestv.id Senin, 29 April 2024.

Lanjutnya, hari ini juga sekaligus untuk melihat secara langsung ke rumah warga yang terkena musibah.

“Iya ternyata warga yang rumahnya roboh berdekatan dengan kali Cikambuy, jadi sebelum roboh rumah warga sempat terendam banjir karena meluapnya kali Cikambuy akibat tingginya intensitas curah hujan,” ungkap Jaro Anut.

Pihaknya akan berupaya untuk membantu rumah warga yang ambruk, baik dengan mengajukan ke beberapa pihak terkait maupun dari Desa sendiri.

“Usulan sudah diajukan ke beberapa Dinas terkait untuk dapat membantu rumah warga yang ambruk akibat bencana termasuk dari Desa sendiri akan berupaya untuk membantu, agar bisa seperti sedia kala,” imbuhnya.

Ke depan kata Jaro Anut, pihak Desa juga akan mengajukan untuk anggaran kebencanaan, karena hal ini sipatnya tidak terduga yang bisa kapan saja terjadi.

“Untuk itu ketika pemerintah Desa memiliki anggaran kebencanaan, akan dengan langsung gerak cepat tanggap menanggulangi kebencanaan tersebut khususnya diwilayah Desa Narimbang Mulia, Kecamatan Rangkasbitung,” katanya.

“Sejauh ini pantauan kami sudah ada bantuan logistik dari Tagana Lebak untuk membantu warga kami yang rumahnya roboh akibat terdampak gempa, selanjutnya semoga dari pihak terkait lainnya dapat segera membantu,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan saat peristiwa terjadi pada malam itu, Mamah Eli, yang single parent, tengah tertidur ditengah rumah,  karena cape seharian, Jumat (23/4/2024)  membersihkan lumpur yang masuk kerumahnya akibat luapan air kali Cikambuy. Tiba-tiba terbangun dan kaget dengan suara keras dibagian dapur. Ternyata bagian atap  dapur runtuh. Aliran listrik (PLN) pun seketika mati, para tetangga berdatangan dan memberikan pertolongan.

Warga Narimbang Lebak bersama para tokoh pada Minggu langsung membantu membersihkan puing-puing reruntuhan, listrik pun sudah menyala  kembali, setelah datang dibantu petugas PLN Cabang Rangkasbitung. (MS)

Exit mobile version