LEBAK, JESTV.ID – Seorang anak berinisial DR (8) meninggal dunia akibat tenggelam di kolam renang BIM (Bina Insani Mandiri) di Jalan TB Hasan, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak Banten. Menurut informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, DR tenggelam di kolam renang dewasa sedalam 180cm, diduga kejadian itu terjadi lantaran DR lepas dari pengawasan orang tuanya.
Saksi mata ditempat kejadian Mulyanto membenarkan, “Iya benar tadi telah terjadi tenggelamnya seorang anak sekira jam 12.30 wib, dan saya tanya sama orangtuanya kenapa sampe terjadi hal itu, menurut orangtuanya dia lagi mau beli ban untuk pelampung buat berenang anaknya, tiba-tiba pas kembali anaknya sudah tidak ada, lantas orangtuanya-pun mencari keberadaan anaknya tersebut, ternyata anak tersebut sudah tenggelam di kolam renang khusus dewasa,” Ungkap Mulyanto pengelola tempat saat diwawancarai
wartawan Minggu (19/12/2021). 
Selanjutnya Mulyanto mengatakan, korban DR meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju ke Rumah Sakit (RS), Mulyanto juga mengatakan korban DR yang datang bersama rombongan dari Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari daerah Ciminyak itu sempat diberikan pertolongan pertama oleh penjaga kolam. 
“Pada saat itu pengunjung lagi banyak, biasalah mungkin gak ke kontrol sama pengawas juga, tau-tau ada orang dibawah (tenggelam) dan saya pun langsung nyebur untuk memberikan pertolongan lalu dibawa keatas untuk selanjutnya diberikan pertolongan pertama, sempat muntah keluar air saat diberikan pertolongan, langsung habis itu dibawa ke Rumah Sakit,” Pungkas Mulyanto.
Senada disampaikan Iwan, penjaga kolam juga mengaku tidak tau persis kejadian tersebut, menurutnya kejadian itu secara tiba-tiba, begitu dirinya mendengar ada yang tenggelam dirinya pun langsung melompat ke kolam untuk memberikan pertolongan.
“Saat itu saya sedang berjalan menuju kolam untuk menggantikan teman saya Andi yang hendak Sholat, namun ketika saya sedang berjalan menuju kolam ada yang teriak, mengatakan ada orang di bawah, lantas saya langsung bergegas nyemplung ke air untuk memberikan pertolongan,” Kata Iwan.
(Priyanto)

