JESTV.ID, LEBAK – Ormas GAIB 212 DPC Kabupaten Lebak menggelar unjuk rasa di depan kantor Dinas PUPR Kabupaten Lebak. Mereka menuntut tanggung jawab dari Kepala Dinas PUPR terkait pembangunan Jembatan Ciminyak – Gajrug.
Kurdi, koordinator aksi, menyampaikan bahwa unjuk rasa ini bukan tanpa alasan. Menurutnya, pemerintah harus lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami merasa seolah-olah Dinas PUPR tidak memikirkan warga Kabupaten Lebak. Sebelum pembangunan jembatan dimulai, seharusnya ada jalan alternatif atau jalur sementara untuk akses warga. Ini sangat penting bagi kami, terutama bagi pengguna kendaraan roda dua dan roda empat. Kita semua tahu bahwa akses yang baik adalah hak setiap warga,” ujarnya.
Umar Pijai, ketua Ormas GAIB 212 DPC Kabupaten Lebak, juga menekankan pentingnya komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami hanya ingin suara kami didengar. Jadi, mari kita dukung mereka dalam perjuangan ini! Penting bagi kita semua untuk terlibat dalam proses pembangunan yang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari kita. Jangan biarkan suara kita terabaikan,” tegas Umar Pijai.
Umar Pijai menambahkan, “Ingat, pembangunan yang baik harus memperhatikan kebutuhan masyarakat. Kita semua berhak atas akses yang aman dan nyaman. Mari kita sampaikan harapan kita agar pemerintah lebih bertanggung jawab dan mendengarkan aspirasi warganya,” tutupnya. (Rizal)

