JESTV.ID ACEH – Konsumen pengguna jasa pengiriman paket Jne Aceh Singkil dirasa masyarakat setempat pelayanannya sangat buruk dan tidak professional. Itu yang dirasakan konsumen yang berada di kepulauan banyak, juma’at 16/12/2022.
Memang hal biasa ketika konsumen merasa kecewa dengan pihak jasa pengiriman
ketika paket tersebut belum sampai ke penerima,
mungkin banyak faktor dan hal lain yang menghambat pengiriman tersebut, bisa karena faktor cuaca, jadwal keberangkatan kapal
pengiriman menuju dari singkil ke pulau banyak barat ( desa haloban) melalui boat (kapal kayu).
Seperti yang menimpa salah satu konsumen pengguna jasa pengiriman Jne, sebut saja AS mengatakan, “Saya sudah menanyakan ke pihak kurir yang ada disini, desa haloban – pulau banyak barat, katanya belum sampai, dan akhirnya saya hubungi pihak JNE Aceh singkil yang diterima oleh Jamrin melalui pesan whatsApp. Karena saya cek paket saya sudah sampai di pulau banyak diketerangan lacak di aplikasi jual beli online tersebut bahwa paket saya sudah sampai tanggal 12/12/2022 di pulau banyak barat jadi sebagai penerima saya pertanyakan kemana paket tersebut, setelah saya hubungi Jamrin selaku pihak JNE Aceh Singkil akhirnya membenarkan bahwa paket tersebut ada di Singkil,
ya ada besok saya kirim bang,” ucap pihak jne membalas pesan whatsApp kepada saya, pada tanggal 14/12/2022 Jam 21:30.
“Setelah ditunggu – tunggu sampai malam belum juga paket tersebut belum dikirim kerumah, akhirnya saya menanyakan kembali ke pihak Jne aceh singkil, yang nyatanya belum dikirim juga
alasan katanya kurir lagi dirumah saudaranya yang sakit, dan saya bilang, kan bapak yang janji pada saya akan dikirim besok kenapa sekarang alasan kurirnya, hanya itu saja penjelasan pihak JNE aceh singkil yang menurut saya sangat tidak memuaskan dan saya sangat kecewa dengan pelayanan pihak JNE Aceh singkil,” ucap AS menjelaskan dengan rasa kecewa.
Ketika dikonfirmasi terkait keluhan tersebut Awak media jestv.id mencoba menghubungi pihak jne aceh singkil mengatakan, “Betul adanya tapi saya gak niat tuk menahan paket tersebut, dan saya minta pengertianya kepada konsumen tersebut atas kejadian ini, dikarenakan kurir kami ada saudaranya yang sakit jadi tidak mungkin kami kirim paket tersebut, nanti tercecer dan bagaimana pertanggung jawaban kami,” ucap jamrin ketika dikonfirmasi melalui panggilan telepon seluler.
“Kami terkendala cuaca juga, bahkan disini lagi badai ( cuaca ekstreme) jadi saya mohon untuk pengertianya, dan banyak juga paket orang lain yang belum saya kirim karena pelanggan saya bukan 1 orang saja,” tutup jamrin mengakhiri.
(Tim Redaksi)
