Site icon jestv.id

Penyaluran Minyak Goreng Subsidi Di Wilayah Desa Sumberwaras Dipertanyakan Aktivis

JESTV.ID, LEBAK – Bazar minyak goreng curah di Lapangan Juang Kampung Pagenggang Desa Sumberwaras Kecamatan Malingping Lebak Banten, diserbu ratusan emak-emak, Pada Senin 30 Mei 2022.

Walaupun cuaca hujan antusias emak-emak maupun bapak-bapak rela mengantri dan hujan – Hujanan demi mendapatkan minyak goreng curah Rp14 ribu/liter.

Meskipun bazar minyak goreng ini dianggap membantu masyarakat, aktivis Lebak Selatan (Baksel) Eman Sudarmanto mengkritisi kegiatan tersebut.

“Bazar minyak goreng curah ini tidak jelas siapa pengelolanya, dari mana minyak gorengnya dan kegiatan dalam rangka apa, apakah usaha pribadi atau perusahaan? Di lokasi pun tidak ada keterangan atau baliho informasi kegiatan, Walaupun memang kegiatan tersebut membantu warga,” ujarnya.

Eman pun mempertanyakan ijin dan prosedur pihak pengelola, karena menurutnya minyak goreng saat ini sedang disorot pemerintah.

“Minyak goreng ini sekarang tidak sembarangan karena sedang disorot pemerintah, apakah ini program atau apa, minyak goreng subsidi untuk disalurkan ke masyarakat atau memang murni usaha? Biasanya yang sudah-sudah ada balihonya jelas kegiatan apa dan melibatkan TNI Polri, ini dilapangan kami tidak melihat adanya pengawalan baik dari Polsek atau Koramil,” tukasnya.

Sementara itu, salah satu pengurus Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) saat dikonfirmasi mengenai skema penyaluran minyak goreng curah menurutnya tidak sembarangan.

“Biasanya itu minyak goreng curah subsidi, tapi ga sembarangan kang, ada PO nya, berapa banyak (volume) dan jelas tujuannya disalurkan kemana,” ujar pengurus APKASINDO yang tidak mau disebutkan namanya.

Terpisah, Kepala Desa Sumberwaras saat dikonfirmasi mengenai kegiatan bazar minyak goreng curah di wilayahnya, mengatakan.” kegiatan tersebut hanya ada pemberitahuan kepada pihaknya. Sedangkan mengenai pengelola, barang, skema penyaluran dan sebagainya, pihaknya mengaku tidak hafal.

“Ke kami cuma ada pemberitahuan, selebihnya kami tidak tahu,” singkat Usup Supriadi.

Sementara itu, pihak pengelola Deden saat  dikonfirmasi wartawan melalui WhatsApp messenger mengenai kegiatan tersebut.”Menyampaikan bahwa kegiatan penyaluran minyak subsidi ini tidak perlu di publikasikan karena tidak butuh tambahan berita untuk kegiatan penyaluran minyak goreng curah bersubsidi ini.

“Teu kedah pak, ngabantos kebutuhan masyarat, ngabantos program pemerintah kanggo menjatuhkan harga minysk kemasan yang melambung tinggi, Abdi ukur menyalurkan lisah curah sayur subsidi, Abdi teu peryogi tambihan berita da TOS cekap sakiyeu oge.” ujarnya.

(Kusnadi)

Exit mobile version