JESTV.ID, LEBAK – Puluhan Lapak pedagang kaki lima (PKL) di lintas jalan Sunan Kalijaga, Rangkasbitung, dibongkar petugas gabungan Satpol PP Lebak, Dishub, TNI/Polri Rabu, (11/5/2022).
Saat pembongkaran puluhan lapak PKL, petugas menurunkan alat berat mulai pukul 09.00 WIB, hal ini karena pedagang enggan membongkar sendiri lapaknya, sehingga petugas gabungan membongkar paksa.
Pantauan di lapangan saat pembongkaran lapak PKL, nampak terlihat Sekda Lebak Budi Santoso didampingi Asda I Alkadri, Asda II dan Asda III, selain itu Kepala Disperindag Lebak Orok Sukmana, Kepala Satpol-PP Lebak dan Kepala Dishub Kabupaten Lebak.
Sekda Lebak Budi Santoso saat ditemui dilokasi mengatakan pembongkaran lapak PKL dijalan Sunan Kalijaga sesuai kesepakatan para pedagang yang usai lebaran ingin dilakukan pembongkarannya.
“Iya hari ini kita lakukan pembongkaran lapak PKL di lintas jalan Kalijaga,” kata Budi Santoso.
Menurutnya, usai dibongkar akan ada petugas yang akan terus memonitor aktivitas dijalan sunan Kalijaga ini.
“Nantinya agar tidak ada lagi lapak PKL di lintas jalan Sunan Kalijaga, kami akan turunkan petugas jaga, agar tidak ada lagi bangunan atau lapak PKL dijalan ini,” ujar Budi.
Disinggung terkait aktivitas pedagang tumpah/dadakan pasar malam hingga subuh, Budi menuturkan akan tetap ada dengan jam yang sudah ditentukan.
“Iya tetap ada tapi itu jam 6 pagi sudah harus selesai atau beres,” tandasnya.
Ditempat yang sama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak Orok Sukmana mengatakan lapak PKL yang dibongkar ini nantinya pedagang PKL sunan Kalijaga akan dialihkan ke dalam pasar.
“Iya itu sudah tempatnya sudah kami siapkan tempat dan lokasinya,” katanya.
Pembongkaran lapak PKL di lintas jalan Sunan Kalijaga tadinya akan dilakukan saat bulan puasa kemarin. Namun karena banyak pedagang PKL yang minta diundur karena akan lebaran akhirnya dilakukan usai lebaran yaitu pada hari ini.
Sementara salah seorang pedagang Ely mengatakan lapaknya dibongkar hari ini oleh petugas dan sebisanya membereskan barang dagangan dan material lapak yang masih bisa digunakan.
Dia mengaku belum tahu akan berjualan di mana setelah pembongkaran ini. Sebab, relokasi yang ditawarkan dianggap belum menguntungkan para pedagang.
(Omo/Sauri/Rizal)
