JESTV.ID, LEBAK – Pelaksanaan Pembangunan Sarana dan Prasarana Fisik Desa berupa Rabat beton, dengan Volume 150 x 2,5 x 0 25 cm, menelan anggaran sebesar Rp 108.701.000 ( Seratus delapan juta tujuh ratus seribu rupiah)
Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2024. Berlokasi di Kampung Cipeucang RT/RW/014/004 Desa Muncang Kopong Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak, Banten.
Jadi Atensi Ormas Badak Banten karena diduga tidak sesuai Spec.
Senin (24-6-2024).
Pasalnya pelaksanaan pembangunan rabat beton swakelola padat karya, yang di laksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Muncangkopong kini keadaanya telah rusak kembali, padahal belum ada penyerahan sementara pekerjaan atau Provisional Hand Over (PHO)
Bahkan ada pekerjaan yang belum terselesaikan kurang lebih sekitar 12 meteran.
Berdasarkan hasil investigasi Ormas Badak Banten dan Laskar merah putih (Marcab) Kecamtan Cikulur dilapangan, bahwa program pembangunan jalan rabat beton
yang dilaksanakan (TPK) Desa Muncangkopong tersebut, diduga tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).
“Kami selaku sosial kontrol menemukan kondisinya banyak yang retak kembali disetiap sudutnya.
Untuk itu jelas merugikan keuangan Negara, karena program tersebut dibiayai Pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes),” tegasnya.
Ketua Marcab Ormas Laskar Merah Putih, Maman, menambahkan,
Kami selaku pribumi disini, sangat menyayangkan melihat hasil kinerja seperti ini, seharusnya TPK memberikan arahan agar pembangunanya mengutamakan Kwalitas dan kuantitas.
Maman berjanji, bila tidak segera diperbaiki dalam waktu dekat secara Kelembagaan akan berkirim surat kepada Dinas PMD dan Inspektorat Kabupaten Lebak.
Sementara Kepala Desa Muncangkopong, Pepen. Saat dihubungi via WhatsApp menganjurkan agar menghubungi TPK saudara Juned, karena Beliaulah yang paling bertanggung jawab di lapangan.
Ditempat terpisah saat dihubungi di lokasi pekerjaanya, Ketua TPK, Juned.
Berjanji bahwa apa yang disampaikan rekan rekan terkait program Rabat beton, “Insya Allah akan segera kami benahi,” pungkasnya. (Herman /Omo)
