jestv.id
Daerah

Program Revitalisasi SMKN 1 Maja Diduga Mangkrak Tak Ada Seorangpun Yang Tampak Bekerja

JESTV.ID, LEBAK – Program Revitalisasi Satuan Pendidikan SMKN 1 Maja dalam pekerjaannya mangkrak, tidak ada satu orangpun pekerja yang mengerjakan kegiatan revitalisasi tersebut.

Melihat dari papan publikasi Program Revitalisasi ini didapat dari Direktorat sekolah menengah kejuruan, Direktorat Jendral PAUD Dasmen Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Dalam kegiatan pekerjaan Revitalisasi meliputi Ruang Kelas Baru ( RKB ), Ruang Osis, Ruang BK, Ruang UKS, LAB IPA, LAB Komputer, RPS Animasi, Toilet. Dengan Jumlah biaya sebesar Rp.2.799.995.000 ( Dua Milyar tujuh ratus sembilan puluh sembilan juta sembilan ratus sembilan puluh lima ribu rupiah), yang dibangun oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dengan waktu pelaksanaan Tanggal 04 Agustus s/d 05 Desember 2025.

SMKN 1 Maja berlokasi di Jln Maja – Koleang KM.05, Desa Sangiang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak – Banten, Selasa (16/9/2025).

Media melakukan Investigasi dan konfirmasi atas Bantuan Program Revitalisasi SMKN 1 Maja, Tidak satu orang pun pekerja yang melakukan aktivitas bekerja, diduga Kegiatan Revitalisasi tersebut mangkrak.

Pihak media penuh tanda tanya di kemanakan anggaran tersebut?
Ataukah anggarannya belum Cair? Lalu dari mana anggaran yang sudah direalisasi?.

Pihak media merasa kesulitan untuk melakukan konfirmasi, sementara kepala sekolah tidak ada di sekolah, namun menurut salah satu guru yang enggan disebutkan namanya menjelaskan.

 

“Iya, pak kegiatan revitalisasi ini di off kurang lebihnya satu minggu, namun saya juga kurang tahu yah, kalau bapak mau tahu tentang kegiatan revitalisasi nanti saja silahkan tanya saja ke atasan kami, kebetulan hari ini masih melaksanakan rapat di dinas, kepala sekolah SMKN 1 Maja saat ini masih PLT, yang definitif menjabat Kepsek SMK 1 Sajira. Pekerjaan Revitalisasi di Off sementara mungkin penyebabnya dari Anggaran yang belum cair, yang disebutkan bapak – bapak dari media. Pokonya kami sebagai bawahan tidak tahu apa – apa karena kami bukan bagian kepanitiaan Revitalisasi,” ujarnya.

Selanjutnya media meresa kesulitan melakukan konfirmasi penyebab pekerjaan yang mangkrak tersebut, sementara Kepala Sekolah tidak ada di tempat dan mencoba akan melakukan Konfirmasi dengan pihak P2SP, namun sama sekali tidak ada yang bisa mempasilitasi, sampai berita ini tayang. ( Yanto )

Related posts

267 Orang Masyarakat Rangkasbitung Mengikuti Vaksinasi Covid-19, Yang di Gelar Polsek Rangkasbitung Polres Lebak

admin

Meningkatkan Keamanan, Polsek Malingping Polres Lebak Laksanakan Siaga Mako

admin

2 Pimpinan Komisi di DPRD Banten Dinilai Figur Pasangan Ideal Untuk Lebak 2024

admin