JESTV.ID, LEBAK – Pelaksanaan Proyek Rehabilitasi pengerasan jalan kampung Cipanyih – Ciapus, sepanjang 551m x2,5 m dengan anggaran sebesar Rp 200 juta yang bersumber dari Dana
Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa ) tahun 2023 di Desa Umbul jaya Kecamatan Banjarsari Kabupaten Lebak, disinyalir bermasalah. Karena pelaksanaan proyek rehab tersebut menurut keterangan warga yang tidak mau disebutkan namanya, bahwa Ketua Tim pelaksana kegiatan Desa Jarsinah tidak dilibatkan.
Malah yang melaksanakan Kegiatan Rehab Pengerasan jalan Cipanyih – Ciapus adalah abang dari Jarsinah yang notabene duduk sebagai anggota dalam Tim Pelaksana Kegiatan.
Ditambah lagi papan informasi kegiatan tidak dipasang
Sehingga membuat masyarakat Umbul Jaya menjadi bertanya-tanya.
Ditempat terpisah pihak Pemerintah Desa khususnya staf keuangan Desa Umbul Jaya mengatakan keherananya, “Dengan Volume jalan yang hanya 551 meter, sementara anggarannya hingga mencapai Rp 200 juta rupiah. Padahal pembuatan jalan tersebut hanya merupakan rehab saja,” ucapnya.
Ketua Lembaga swadaya Masyarakat (LSM) Jerat Berantas Residivis (JEBRED) sekaligus Ketua Umum Big Ririungan Warga Banten (Ririwa Banten) atau biasa dipanggil Bang Joy. Angkat bicara.
“Saya sangat menyayangkan dengan proyek pengerasan jalan tersebut, karena disamping ada kecurigaan tentang nilai proyek yang menjadi tanda tanya, juga tranparansinya, seperti tidak terpasangnya papan proyek. Oleh karena itu dengan tidak adanya tranfaransi tersebut, diduga akan menimbulkan pengurangan volume fisik yang berakibat terindikasinya tindakan kearah korupsi. Dalam hal ini jelas sudah melanggar Undang undang no 14 tahun 2008 tentang keterbukaan infomasi publik (KIP) dengan tidak adanya tranparansi menggunakan Dana Negara.
Untuk itu dihimbau kepada Aparat Penegak Hukum (APH) agar segera memanggil Tim Pelaksana Kegiatan di Desa Umbul Jaya Kecamatan Banjarsari kabupatwn Lebak untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan,” ujar Joy.
Kepala Desa Umbul Jaya Sunarta ketika dihubungi melalui telpon selulernya hingga berita ini tayang belum memberikan jawaban. (Herman / Omo)
