JESTV.ID, LEBAK – Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Lebak, menjamin menjelang Ramadhan 2022 kebutuhan bahan pokok surplus sehingga tidak terjadi kelangkaan maupun kenaikan harga.
“Kami mengapresiasi persediaan beras melimpah,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lebak Abdul Rohim di kantornya, Rabu (16/3/2022).
Abdul Rohim menjelaskan, persediaan pangan tersebut berdasarkan hasil pendataan panen di Kabupaten Lebak sepanjang Februari 2022 sebanyak 23 ton setara beras.
Selama ini, kata dia, kebutuhan konsumsi beras untuk masyarakat Kabupaten Lebak sebanyak 10 ton per bulan dengan penduduk 1,3 juta jiwa.
Karena itu, persediaan beras sampai April 2022 atau Ramadhan dan Hari Raya Aidul Fitri sebanyak 13 ton dan itu surplus tiga ton.
“Kami menjamin stok beras itu aman dan cukup hingga Hari Raya tersebut,” paparnya.
Selama ini, menurut dia, stok beras melalui Cadangan Pangan Daerah (CPD) yang ada di gudang Bulog sebanyak 120 ton. Pendistribusian CPD itu untuk korban terdampak bencana alam.
Sejauh ini, lanjut dia, persediaan beras CPD relatif aman. “Kita siap mendistribusikan beras CPD itu jika terjadi tanggap darurat,” katanya.
Sementara itu, sejumlah pedagang Pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, H. Agus mengaku, persediaan beras untuk Ramadhan sampai Lebaran cukup.
Bahkan, pihaknya juga kini menampung beras lokal lantaran beberapa daerah memasuki musim panen.
Selain itu juga harga beras relatif normal dengan kualitas beras medium kisaran Rp8. 000-9500/kg, dan beras premium Rp10. 000-Rp11.000/kg.
“Kami yakin tidak ada masalah untuk persediaan beras menjelang Ramadhan sampai Lebaran,” pungkasnya.(Red)
