JESTV.ID, LEBAK – Beredar luas video penangkapan oknum yang mengaku dari Bareskrim Polri dan diduga membawa Sprint Palsu, terbukti yang bertanda tangan di surat tersebut masih berpangkat Kombes seharusnya sudah Brigjen Pol, Selasa (16/09/2025).
Kejadian bermula pada hari Jumat 5 September 2025, sekira jam 14.00 WIB lalu. Korban warga Kecamatan Cibeber, terungkapnya kasus tersebut sejak dengan ramenya video dan berita dari berbagai media online terkait ulah para pelaku yang beredar luas, dan pada akhirnya banyak media memberitakan peristiwa tersebut, yang mana oknum yang mengaku tersebut diduga melakukan tindak pidana pencurian, pemerasan yang disertai dengan penculikan beberapa hari yang lalu menimpa warga Kabupaten Lebak bagian selatan.
Dengan ramenya video penangkapan di berbagai medsos dan WA group ke lima oknum tersebut menurut informasi yang berhasil dihimpun tim awak media diduga ada oknum dari APH dan sipil, dan sampai saat ini tim awak media masih terus mencari informasi.
Mayoritas aktivis dan warga meminta kepada pihak kepolisian untuk menangkap semua para pelaku baik sipil maupun oknum APH, karena sudah meresahkan warga dan tentunya merusak Korps institusi tersebut.
Demang warga Lebak selatan meminta agar dikemudian hari tidak terjadi lagi hal seperti ini.
“Saya meminta hukum berat para pelaku tersebut, masyarakat sedang susah eh malah di manfaatin oleh oknum-oknum tersebut,” ucapnya.
Sampai berita ini di tayangkan tim awak media masih menunggu info ter update, biar semakin jelas dan terang benderang siapa saja nama-nama, jumlah pelaku yang sebenarnya dan berapa orang yang telah menjadi korban.
(Herman)

