JESTV.ID, LEBAK – Seiring dengan makin banyaknya program pemerintah Lebak yang di gulirkan untuk masyarakat yang kurang Mampu seperti RTLH (Rumah Tidak Layak Huni), Rutilahu yang bisa di danai dari anggaran Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten dan bisa juga di ambil dari Dana Desa (DD) tapi sungguh disayangkan tidak dirasakan oleh Suparta selaku warga Kampung Cihiang.
Suparta (64) tahun warga Cihiang RT 03 RW 08, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak sangat miris melihat keadaan rumahnya.
Rumah yang berukuran 6×5 M itu terbuat dari kayu dan berdinding bambu kondisinya memprihatinkan, disamping mau roboh kondisinya sudah tidak layak huni.
Sarta bersama istrinya Titin kondisinya tua renta dan sakit akut yang kesehariannya mengandalkan penghasilan dari istrinya membuat kerey (Anyaman batang sawit) dan sapu.
Titin mengatakan saat di konfirmasi wartawan mengatakan dirinya cuma kuli yang mengandalkan dari kerajinan sapu sama kerey setiap harinya dikarnakan suaminya sakit sudah menahun tidak bisa apa-apa.
“Saya sehari paling dapat 50 ribu rupiah itu pun kalau bahan bakunya saya dapat apa bila tak dapat atau saya ga dapat apa-apa, jadi saya harap ada uluran tangan dari pemerintah Desa atau Kabupaten untuk rumah saya pak,” katanya.
“Saya khawatir bila hujan tiba, rumah saya roboh saya mah pasrah karna posisi tanah mah milik PTPN pak, jadi saya berharap moga-moga ada keajaiban buat saya agar rumah saya layak untuk di huni,” sambung Titin.
Sementara itu, Agus Hidayat Ketua LSM Kobra Banten (Komunitas Bersatu Rakyat Banten ) DPC Lebak yang konsen dibidang sosial bedah rumah mengatakan pihaknya mendapat informasi ada salah seorang warga yang membutuhkan bantuan bedah rumah.
“Betul saya dihubungi teman saya gimana caranya untuk membedah rumah tersebut yang secara aturan memang tidak memenuhi syarat, karna secara penyuratan memang itu tidak bisa masuk bila di ajukan ke RTLH atau lain-lainnya tapi kami coba untuk membantu Bapak Sarta dan Bu Titin karna saya lihat dan kunjungi benar sudah tidak layak huni dan kondisinya sudah benar benar mau ambruk,” ujar Agus Kuncir sapaan akrabnya.
Masih kata Agus Kuncir, “Kami berharap semoga ada hamba hamba Allah yang peduli sama pak Sarta, kami bersama SKS (Sejatinya kita Saudara) dan Mohana entertainment, untuk menggalang Donasi dan semoga bisa terlaksana dan terealisai sesuai dengan moto kami “Khorirunass Anfauhum Linnas” kami berharap kepada para OPD Lebak tergerak hatinya untuk pak Sarta, serta Pihak Desa Rangkasbitung Timur,” tutup Agus kuncir
(Ramayana Pajajaran)
