JESTV.ID, LEBAK – SDN 1 Buyut Mekar menggelar kegiatan simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2024 dengan lengkap literasi dan numerasi beserta kunci jawaban.
Kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) merupakan program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kemendikbud, sebagai program evaluasi yang bertujuan untuk meningkatkan mutu kualitas pendidikan dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.
Kegiatan simulasi ANBK dilaksanakan di SDN 1 Buyut Mekar, Kecamatan Maja, Lebak-Banten, Kamis (17/10/2024).
Kegiatan di pantau langsung oleh Kepala SDN 1 Buyut Mekar, U. Syahrudin, S.Pd. SD.
Di pandu oleh Guru kelas 5, Akbar S. Pd, Ops sekolah Ohib, S.Pd dan
Dewan guru .
Akbar pemandu guru kelas 5 saat ditemui media Jestv.id membenarkan pihak sekolah tengah melaksanakan kegiatan simulasi ANBK 2024.
“Hari ini merupakan kegiatan hari yang kedua dalam simulasi,
kegiatan ini di ikuti oleh siswa kelas 5 sebanyak 30 siswa dan kegiatannya di bagi dua sesi dalam gladi simulasi ini siswa melakukan pengerjaan lengkap literasi dan numerasi dengan memotret input, proses dan output,” tandasnya.
Hari pertama siswa melakukan simulasi tentang literasi numerasi.
Dan hari kedua kegiatan ini adalah gladi simulasi tentang numerasi.
Lanjut ia, dalam pengerjaan simulasi ANBK siswa mengerjakan secara lengkap literasi dan numerasi artinya literasi sebagai kemampuan seseorang dalam membaca, menulis menggunakan potensi yang dimilikinya untuk meningkatkan pengetahuan.
“Sedangkan numerasi adalah kemampuan memahami menggunakan berbagai macam angka dan simbol- simbol yang terkait dengan matematika dasar dan menganalisis informasi yang di tampilkan dalam bentuk ( grafik, tabel, bagan ) untuk memecahkan masalah praktis dalam berbagai macam konteks kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.
Dalam simulasi ini sebagai upaya untuk persiapan ANBK yang Menurut jadwal resminya dalam pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2024,
jadwal dan waktunya sekitar bulan mendatang.
“Semoga dengan adanya giat simulasi ini kami berharap pemerintah memfasilitasi sarana dan prasarana dan akan kami jadikan bahan evaluasi,” pungkasnya. (Yanto)
