JESTV.ID, LEBAK – Kepala sekolah SMKN 2 Rangkasbitung Edi Ruslani SE, MM membantah dengan berita yang menyebutkan pihak sekolah SMKN 2 Rangkasbitung telah mengeluarkan siswanya lantaran tidak ikut PKL.
Menurut Edi, telah terjadi miskomunikasi terkait ini, karena sebelumnya pihak sekolah sudah menyelesaikannya dengan pihak orangtua wali murid tersebut.
“Iya sudah clear sebenarnya dengan orangtuanya, dan apa yang diberitakan itu tidak benar, karena apa dasar hukum kami untuk mengeluarkan siswa gara-gara tidak ikut PKL,”ujar Edi dihubungi media Jestv.id via telpon whatsapp, Jumat (11/3/2022).
“Kami sudah bertemu dengan pihak orang tuanya dan memberikan solusi agar anaknya mencari tempat PKL lain, dan siswa pun seperti biasa untuk mengikuti kegiatan disekolah”sambungnya.
Jadi kata Edi lanjutnya, pihak sekolah tidak pernah sekalipun mengeluarkan siswa.
Sementara itu, Kasubag TU KCD Dindik Lebak Gungun dikonfirmasi via pesan whatsappnya menyatakan tidak ada yang dikeluarkan, jawabnya singkat.
Seperti diberitakan gara-gara tak ikut PKL siswi dikeluarkan dari sekolah. Iskandar orang tua dari siswa atas nama Ayu Lestari Kelas XI itu mengaku aneh, karena pihak sekolah memberhentikan anak didiknya secara lisan dan sepihak.
“Anak saya hanya tidak mengikuti (PKL) itu di karenakan sedang mengurus neneknya yang sedang sakit, Jadi tidak seharusnya pihak sekolah mengorbankan masa depan anak. Seharusnya carikan solusi apalagi sekolah tersebut kalaupun anak itu nakal masih dibatas biasa, mestinya harus dicarikan solusi atau dibina”ungkap Iskandar kepada wartawan, Jumat (11/3/2022).(Om0)

