Site icon jestv.id

Ternak Kerbau di Lebak Jadi Usaha Sampingan

JESTV.ID, LEBAK – Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pembibitan Dinas Peternakan Kabupaten Lebak, budi daya peternakan kerbau di Kabupaten Lebak, hingga kini masih dijadikan usaha sampingan. Sehingga didorong untuk swasembada pangan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah itu.

“Kami mendorong agar usaha peternakan kerbau kedepan menjadikan andalan ekonomi masyarakat,” kata Teguh Ka UPTD Dinas Peternakan Lebak, Selasa (15/22/2022).

Menurutnya, Pengembangan sentra peternakan rakyat (SPR) khusus budi daya ternak kerbau di Kabupaten Lebak masih menjadikan usaha sampingan, karena terbentur permodalan juga minimnya sumber daya manusia ( SDM) teknologi.

“Padahal, potensi usaha peternakan di Lebak cukup menjanjikan menjadi sentra lumbung ternak karena didukung lahan yang luas,” ujar Teguh.

Hal ini, lanjut Teguh kendalanya peternak mengembangkan ternak kerbau masih dikelola secara tradisional. Dimana para peternak mengembalakan ternaknya di lahan-lahan perkebunan atau tanah lapang untuk mencari pakan rerumputan.

“Pola pengembangan usaha seperti itu, tentu menghambat proses populasi ternak besar sehingga belum menjadikan usaha andalan ekonomi rakyat,” ungkapnya.

Untuk diketahui selama ini, permintaan kerbau untuk kebutuhan hari raya Idul Fitri dan Idul Adha cukup tinggi.

“Saya kira pangsa pasar kebutuhan ternak kerbau cukup jelas dan dapat meningkatkan kesejahteraan peternak rakyat sendiri,”jelas Teguh.

Pemerintah daerah tak henti-henti terus mengedukasi dan membina SPR-SPR khususnya ternak kerbau agar meningkatkan SDM teknologi peternakan.

“Kami yakin dengan menerapkan teknologi pada ternak, sehingga usia lima tahun bisa melahirkan keturunan anak yang berkualitas,”kata Teguh.

Saat ini, jumlah populasi kerbau di Kabupaten Lebak menurun drastis dari semula 33.200 kini menjadi 19.000 ekor.

Karena itu, pemerintah daerah mengembangkan pembibitan unggul untuk meningkatkan jumlah populasi kerbau juga perguliran ekonomi masyarakat.

“Kami mengembangkan pembibitan kerbau di Kabupaten Lebak itu masuk pertama di Indonesia tingkat Kabupaten dan setiap tahunnya akan melakukan lelang pejantan dan betina kerbau kepada kelompok peternak dan di tahun 2021 sebanyak 27 ekor kerbau,” pungkasnya. (red)

Exit mobile version