LEBAK,JESTV.ID-Usai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),Kabupaten Lebak tahap 6,sudah berakhir sejak tanggal 19 Maret 2021.Namun Satpol PP, Kabupaten Lebak bersama tim Gabungan covid-19,TNI-Polri kembali melaksanakan kegiatan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),berbasis mikro menindaklanjuti Pergub Nomor. 5 Tahun 2021.

Sasaran tersebut lebih kepada masyarakat yang tidak memakai masker,pada saat keluar rumah atau sedang beraktifitas.Kegiatan tersebut pelaksanannya menggunakan Mobile, mulai dari jembatan dua, jalan Ahmad Yani sampai ke pasar buah Mandala.

Kegiatan tersebut di pimpin langsung Dace Permana Danki Satpol PP Kabupaten Lebak,satgas covid-19,bersama TNI-Polri, juga di bantu Subdenpom Lebak.Sementara dalam kegitan PPKM,satagas gabungan covi-19,menjaring tujuh orang pelanggar prokes,tentunya satgas gabungan covid memberikan himbauan hingga menjatuhkan sanksi soasial dan mencatat para pelanggar.

Selain itu satgas petugas gabungan covid-19,membagikan masker sebanyak 300 Pcs kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker pada saat keluar rumah,namun sebelum diberikan masker warga yang terjaring,satgas gabungan covi-19,terlebih dahulu diberikan sanksi soasial.

Dace Permana Satgas Covid-19,didampingi,Kasi Linmas,Letda Tri dan Ipda Heri,mengatakan bahwa kegiatan ini menindaklanjuti peraturan,Gubernur nomor.5 Tahun 2021,tentang Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat,(PPKM),berbasis mikro.

“Giat PPKM berbasis mikro hari ini Senin 22 Maret 2021,dilakukan pukul 10.00 Wib,sampai dengan 12.00 Wib, secara mobile mulai dari jembatan dua , jalan Ahmad Yani sampai dengan Mandala dan stasioner di pasar buah mandala adapun sasarannya terhadap masyarakat yang masih tidak menggunakan masker saat diluar rumah dan membagikan masker secara gratis,pada giat kali ini yang terjaring sebanyak 7 pelanggar dan membagikan masker sebanyak #00 pcs,” ujar.Dace Permana.(SAN)

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate ยป