Site icon jestv.id

Topan Faqih, S.H Selaku Aktivis Angkat Bicara Soal Pembangunan MCK di Desa Salapraya Jiput Pandeglang

JESTV.ID, PANDEGLANG – Anggaran program pembangunan MCK yang bersumber dari anggaran APBD melalui Dinas Perkim Pandeglang diduga kuat merupakan proyek siluman, dikarenakan selama proses pembangunan tersebut berjalan, itu tidak memasang papan informasi sehingga tidak diketahui besaran angaran-nya dan siapa pengusaha selaku pelaksana kegiatan.

Hal tersebut juga menjadikan polemik bagi di masyarakat sekitar, dikarenakan papan informasi sangatlah penting, sebagai perwujudan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran.

Maka dari itu topan meminta kepada pihak dinas perkim dan bupati pandeglang segera memanggil oknum pengusaha nakal tersebut karena bisa merusak nama baik pandeglang dan menjadikan suatu virus bagi pengusaha lainya.

Kalau ini dibiarkan sama saja memberikan contoh yang tidak professional dan akan sangat merugikan masyarakat.

Lagi- lagi saat di konfirmasi oleh Topan Faqih, S.H selaku aktivis kepada pelaksana yang berinisial ( L ) ketika di pertanyakan mengenai papan informasi yang tidak dipasang, jawab pelaksana yang berinisial L tersebut mengatakan bahwa “Papan informasi masih dibikin”.

Jawaban tersebut membuat Topan Faqih, S.H semakin curiga dan menduga kuat adanya kesengajaan pihak pelaksana untuk tidak mempublikasikan informasi nilai anggaran dan waktu pengerjaan-nya, mengingat pekerjaan pembangunan MCK tersebut sudah berjalan hampir 60 persen.

Topan Faqih, S.H juga sangat menyayangkan kenapa yang dijadikan pelaksana itu tidak mengetahui apapun, sehingga menyebabkan pembangunan tersebut asal jadi karena pelaksananya tidak tau apa-apa? Latas apa gunanya pelaksana sedangkan ketika di pertanyakan terkait nama CV dan papan informasi dan siapa pengusaha nya jawab tidak tahu. Hal demikian seolah olah menyebunyikan kesalahan atau permasalahan pada program pembangunan MCK yang terletak di Desa Salapraya Kecamatan Jiput tersebut.

Topan Faqih, S.H selaku aktivis dan warga setempat menaruh curiga dan tanda tanya besar ada apa dengan pengusaha dan pelaksana.

Topan Faqih, S.H akan lanjut menyampaikan Laporan Aduan (LAPDU) atau aksi unjuk rasa ketika ini tidak ada titik terang sebagaimana kata kata diatas tersebut. Kata Topan Faqih SH selaku aktivis.

” Kami akan membuat pengaduan dan aksi unjuk rasa bila ini tidak ada titik kejelasan kepada masyarakat,” ujar Topan. (M. Yahya / H. Alex)

Exit mobile version