JESTV.ID, LEBAK – Kondisi jalan raya bypass Soekarno-Hatta bagaikan kubangan kerbau ditengah sawah pada saat musim penghujan tiba. Hampir disepanjang jalan sejauh satu kilo meter mulai dari Kampung Pasirjati sampai Jembatan Ciujung Kecamatan Rangkasbitung, kondisinya rusak parah.
Hal ini menyebabkan sering terjadinya korban berjatuhan khususnya pemotor yang tidak tahu kondisi jalan didaerah tersebut. Jalan utama yang menjadi akses masyarakat dari Lebak menuju Jakarta dan sebaliknya ini, seolah luput dari perhatian Pemerintah pusat. Sehingga terkesan dibiarkan dan selama beberapa bulan akhir-akhir ini belum ada pemeliharaan yang semestinya.
Diduga hal ini juga disebabkan karena dampak dari bekas proyek galian saluran air/drainase di area tersebut yang membuat jalan berlubang dan air hujan menggenang jalan tersebut.
Hal ini juga dibenarkan oleh salah satu pengguna jalan Parman yang di pinta keterangannya.
“Saya sangat merasa terganggu dengan kondisi jalan seperti ini pak, apalagi rekan saya 3(tiga) hari yang lalu jatuh terpleset lukanya lumayan parah pak, dia dari Tanggerang pas arah pulang dia terjatuh dia telpon saya terus saya samperin ke tempat kejadian, kasihan pak,” ungkapnya.
“Saya hanya berharap kepada pihak terkait, segera memperbaiki jalan ini agar tidak lagi jatuh korban yang lain pak, mungkin kalau orang sini tau kondisi jalannya, tapi kalau pendatang kan ga tau pak, mana gelap lagi,” pungkasnya. (Aris RJ)

