jestv.id
Daerah

Akibat Lemahnya Pengawasan, Pembangunan Rehabilitasi Jalan Balaraja – Ceplak, Dalam Hitungan Hari Sudah Pada Retak

JESTV.ID, Kabupaten Tangerang –
Pembangunan Rehabilitasi jalan Balaraja – Ceplak sebagai penyedia jasa Kontraktor adalah Cv. Berkah Makmur dengan nilai anggaran Rp. 1.710.330.152.09. Diketahun, kegiatan pembangunan yang sedang dalam pelaksanaan terlihat sebagian kontruksi Jalan Beton sudah nampak ada yang retak-retak sampai ke dasar.

Betonisasi yang seharusnya bisa bertahan dalam hitungan tahun, namun dalam hitungan hari sudah pada retak, kemungkinan tidak layak dan tidak akan kuat lama dikarenakan kwalitasnya kurang baik dan diduga tidak maksimal.

Aminudin selaku pemerhati pembangunan yang sekaligus Sekjen Koalisi MAPPAK Banten angkat bicara dengan mengatakan, kami minta kepada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air kabupaten Tangerang untuk melakukan pengawasan yang ketat kepada bawahannya yang berkaitan dengan pembangunan Rehabilitasi Jalan Balaraja – Ceplak, agar penyedia jasa kontraktor tidak semena mena dalam pelaksanaan nya.

“Sebagaimana yang terlihat di pembangunan Rehabilitasi jalan Balaraja – Ceplak masih dalam pelaksanaan Diduga sudah ada yang retak-retak dan juga lantai kerja B nol pun seakan tidak dirapihkan dalam Finisingnya,” ungkapnya.

Mulyadi, SH Tokoh muda Kecamatan Sukamulya saat dihubungi via Wa mengatakan, saya melihat saat ini kondisi jalan sudah mulai retak-retak walau betonisasi diselesaikan beberapa hari lalu.

“Padahal sejak betonisasi selesai, jalan itu belum dilalui mobil. Jalan juga belum dilewati motor setelah beberapa hari pengerjaan selesai. Tapi kenapa ini sudah mulai retak-retak?,” tanya Mulyadi, S.H. kepada awak media, Selasa (19/07/2022).

Mulyadi menduga kuat pelaksanaan betonisasi jalan tersebut tidak sesuai dengan ketentuan acuan kerja (KAK) sebagaimana yang tertuang direkapitulasi anggaran biaya proyek dan saya juga tidak pernah melihat adanya pengawasan dari dinas terkait.

“Itu terlihat dari perbandingan besaran anggaran proyek dengan spesifikasi pekerjaan di lapangan yang terlihat sangat tidak sesuai, saya mohon kepada pelaksana kegiatan untuk bekerja sesuai juklak juknisnya,” terangnya.

( SAMUDI).

Related posts

Sinergi Menuju Indonesia Emas, Wagub Jihan Tekankan Pembangunan Lampung Berbasis Lingkungan dan Ketangguhan Bencana

Redaksi

KORMI Banten Minta PJ Gubernur Evaluasi Kepsek SMAN Yang Tolak Siswa Berprestasi Dalam Bidang Olahraga

admin

H. Rano Karno Kunjungi Pondok Pesantren Manbaul – Ulum

admin