JESTV.ID, LEBAK – Dalam upaya melestarikan kekayaan budaya bangsa, khususnya bahasa daerah. Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak membuka peresmian kegiatan Lomba Festival Tunas Bahasa Ibu ( FTBI ) untuk jenjang SD dan SMP,
dengan Tema “Melestarikan Warisan Leluhur Melalui Bahasa Daerah. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa daerah khususnya bahasa Sunda Lebak, bertempat di SMPN 2 Sajira, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak- Banten, Sabtu (2/11/2024).
Dasar hukum penyelenggaraan Festival Tunas Bahasa Ibu ( FTBI ),
berdasar pada undang – undang Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Hari Setiono, S.Si., M.Si.
beserta jajaran dilingkungan Disdik Lebak.
Kepala Dians Pendidikan Lebak Hari Setiono menjelaskan dalam upaya melestarikan kekayaan budaya bangsa, khususnya bahasa daerah, saat ini menggelar lomba Festival Tunas Bahasa Ibu tahun 2024 yang diikuti oleh satuan pendidikan SDN dan SMP, se- Kabupaten Lebak.
“Kegiatan ini bertujuan menyukseskan kegiatan Revitalisasi Bahasa Daerah 2024 sebagai bagian utama dari Program Merdeka Belajar, melatih dan mengembangkan sikap fositip siswa SD dan SMP terhadap bahasa daerah,” jelasnya kepada media.
Menurutnya, kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu, diselenggarakan khusus di Provinsi Banten. menjadi ajang, bagi generasi muda untuk turut serta melestarikan warisan budaya leluhur.
“Pesertanya dari 28 Kecamatan terdiri dari dua jenjang satuan pendidikan SDN dan SMP, tentunya dalam hal ini saya mengapresiasi kepada guru yang merupakan sebagai pembimbing turut serta antusias sebagai bukti keinginan dari bagian dalam membudayakan dan menjaga bahasa ibu atau bahasa Sunda sehari-hari,” ujar Hari.
Kadis Pendidikan berharap, semoga melalui Lomba Festival Tunas Bahasa Ibu ini dapat menghasilkan siswa yang berkualitas dan anak – anak Lebak bisa menjadi juara di Provinsi Banten.
Sementara itu, Syaipul Anwar Kasi Diknas Paud, SD, SMP Lebak menambahkan bahwa kegiatan Lomba Festival Tunas Bahasa Ibu ( FTBI ) pertama kali baru dilaksanakan dan festival ini untuk mengakomodir talenta – talenta siswa pada setiap satuan pendidikan, untuk mengikuti perlombaan di tingkat Provinsi dan selanjutnya tingkat Nasional.
“Kegiatan diikuti oleh tingkat SD dan SMP dari 28 Kecamatan Se – Kabupaten Lebak, Cuma Min 3 Kecamatan yang tidak hadir di antaranya, Kecamatan Bayah,
Panggarangan, Cibeber dengan alasan tidak siap,” ungkapnya.
Pihaknya merasa yakin dan optimis melalui kegiatan ini dapat menghasilkan juara sebagai perwakilan kabupaten ke tingkat Provinsi selanjutnya tingkat Nasional.
Kepsek SMPN 2 Sajira yang diwakili Sarpras Sahedi didampingi Agus selaku humas mengaku bangga menjadi tuan rumah dalam kegiatan FTBI tahun 2024.
“Kami satuan pendidikan SMPN 2 Sajira mempasilitasi kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Lebak dalam Lomba Festival Tunas Bahasa Ibu, dan kami merasa senang dan bangga dengan lapang terbuka selalu di tunjuk untuk mempasilitasi kegiatan – kegiatan dan Alhamdulilah acara berjalan aman dan lancar,” singkatnya. (Yanto)

