JESTV.ID, PRINGSEWU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pringsewu akhirnya angkat bicara menanggapi keluhan masyarakat terkait buruknya pelayanan dan fasilitas di UPTD Puskesmas Rawat Inap Pardasuka. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Pringsewu, Darli Yonhas, mengakui adanya sejumlah kekurangan dan menyatakan bahwa pihaknya siap melakukan perbaikan.
Keterbatasan Ukuran Jarum Diakui Menanggapi informasi mengenai jarum suntik kosong yang digunakan saat pengambilan darah pada pasien bayi, Darli menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi karena keterbatasan stok ukuran jarum di puskesmas.
“Kami tidak membenarkan atau menyalahkan. Faktanya, bayi itu memang sulit diambil darahnya. Kami akui, tidak semua ukuran jarum bisa kami stok. Biasanya yang lengkap itu rumah sakit atau fasilitas kesehatan di kota,” ujar Darli melalui sambungan telepon belum lama ini.
Ia menambahkan bahwa ke depan, Dinkes akan menambah stok jarum berukuran kecil agar kejadian serupa tidak terulang. “Nanti kita tingkatkan lah, tambahkan stok jarum yang kecil,” terusnya.
Infus Bekas untuk Campuran Obat, terkait infus bekas yang diduga digunakan ulang, Darli menyebut hal tersebut sebagai bentuk kecerobohan petugas. Ia menyebut infus tersebut kemungkinan digunakan untuk mencampur obat, namun memastikan bahwa praktik itu tetap akan dihentikan.
“Kalau bicara bekas, itu kecerobohan. Tapi menurut saya bukan dipakai ulang ke pasien. Biasanya infus itu untuk ngoplos obat. Tapi tetap saja, ke depan tidak boleh lagi,” tegasnya.
Ruang Bocor Akan Segera Diperbaiki.
Darli juga mengakui bahwa ruang rawat inap di Puskesmas Pardasuka memang mengalami kebocoran. Ia mengklaim pihaknya sudah melakukan kunjungan ke lokasi dan memastikan perbaikan akan segera dilakukan.
“Kami sudah kunjungan ke sana. Kami melihat puskesmas Pardasuka ini digunakan oleh masyarakat banyak, sehingga kami akan tingkatkan kualitas pelayanannya. Kami juga berencana mengusulkan ke provinsi hibah tanah milik Dinas Kehutanan di samping puskesmas untuk pengembangan ke depannya,” tandasnya.
Pihak Puskesmas Masih Bungkam.
Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan, Kepala UPTD Puskesmas Pardasuka, Mujimin, belum memberikan tanggapan resmi atas berbagai keluhan yang muncul dari pasien dan masyarakat. (Ahsani Taqwin)

