jestv.id
LAMPUNG

Gubernur Arinal Djunaidi Gelar Ramah Tamah Bersama Peserta Studi Strategis Dalam Negeri Program Pendidikan Reguler Angkatan LXVI Lemhannas RI

JESTV.ID, Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi menggelar acara Ramah Tamah dan Jamuan Makan Malam dengan Peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXVI Lemhannas RI, di Mahan Agung, Senin Malam (13/5/2024).

Gubernur Arinal mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Lemhannas RI dimana Provinsi Lampung menjadi salah satu Provinsi yang dijadikan wilayah studi oleh peserta SSDN PPRA LXVI Tahun 2024.

Gubernur mengatakan, keberadaan Lemhannas RI sebagai lembaga yang menghasilkan para pemimpin yang terampil dan berintegritas menjadi sangat strategis dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih baik.

Melalui kunjungan SSDN PPRA LXVI ke Provinsi Lampung ini, para peserta menjalani serangkaian pembelajaran yang mendalam tentang berbagai aspek kepemimpinan, kebijakan publik, serta tantangan strategis yang dihadapi oleh bangsa Indonesia.

“Saya yakin bahwa pengalaman yang akan diperoleh para peserta tidak hanya akan membekali mereka dengan pengetahuan yang luas, tetapi juga dengan keterampilan dan wawasan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan-tantangan di masa depan,” kata Gubernur.

Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Padnas Lemhannas RI selaku Pendamping Peserta SSDN PPRA LXVI Lemhannas RI Provinsi Lampung, Mayjen TNI (Mar) Ipung Purwadi, mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Lampung atas sambutan hangat yang diberikan semenjak kedatangan rombongan SSDN PPRA LXVI di Provinsi Lampung.

Mayjen TNI (Mar) Ipung Purwadi mengungkapkan, kesempatan ramah tamah dan jamuan makan malam ini merupakan kesempatan yang berharga bagi para peserta. Disamping menggali informasi dan mendapatkan berbagai macam data untuk perkembangan analisis para peserta, melalui acara ini, para peserta juga mendapatkan kesegaran pikiran.

“Karena selama di Lemhannas itu, para peserta luar biasa sibuk dengan pekerjaannya. Tiap bidang studi selalu memberikan pekerjaan rumah, harus dikerjakan sampai malam hari, besoknya sudah harus masuk kelas lagi. Kemudian diskusi kelompok, diskusi panel dan seterusnya. Sampai mereka menghasilkan produk nantinya pada saat selesai pendidikan,(berupa) esai ilmiah dalam bentuk laporan,” ungkap Mayjen TNI (Mar) Ipung Purwadi.

Mayjen TNI (Mar) Ipung Purwadi juga menjelaskan bahwa Studi Strategis Dalam Negeri merupakan Program pendidikan pembentukan karakter nasional. Berbagai macam ilmu serta persoalan diberikan kepada seluruh peserta, terutama yang terkait dengan situasi nasional, untuk membentuk karakter peserta menjadi pemimpin nasional. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Related posts

Pemprov Lampung Gelar Pengajian Akbar di Kabupaten Lampung Tengah

Redaksi

Hadiri Munas ARUN ke-1, Sekdaprov Lampung Berharap Organisasi ARUN Berperan Aktif Dalam Advokasi dan Pembelaan Terhadap Kepentingan Masyarakat

Redaksi

Bandar Lampung — Pj. Gubernur Samsudin melantik dan mengambil Sumpah/Janji Jabatan 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, di Balai Keratun Lt. III, Jumat (7/2/2025). Pelantikan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung nomor 800.1.3.3/575/VI.04/2025 tentang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam dan dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Pj. Gubernur Samsudin mengucapkan selamat kepada para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang telah dilantik dan meminta untuk dapat bekerja dengan semangat dan penuh rasa tanggung jawab yang tinggi, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi di lingkungan perangkat daerah masing masing, “Berikan dedikasi dan loyalitas yang tinggi dalam bekerja demi memberikan pelayan yang berkualitas,” kata Pj. Gubernur. Ia menjelaskan bahwa Pelantikan dan Pengambilan Sumpah / Janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama ini merupakan hasil dari pelaksanaan uji kompetensi terhadap Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang telah mendapatkan Rekomendasi Kepala Badan Kepegawaian Negara dan persetujuan tertulis Menteri Dalam Negeri guna menghasilkan para Pejabat yang memiliki kompetensi dan kinerja yang baik serta cakap untuk menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Pj. Gubernur berpesan agar para pejabat yang baru saja dilantik dapat melakukan terobosan-terobosan baru, baik dalam metode kerja yang baru ataupun program-program yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat sehingga memberikan dampak yang baik bagi kesejahteraan masyarakat Lampung. Pj. Gubernur juga berharap agar kinerja pejabat yang baru dilantik harus meningkat kedepannya. Amanah yang sudah diterima, kata Pj. Gubernur, harus dilaksanakan sebaik-baiknya, serta menanamkan dalam diri untuk selalu berintegritas, dan berkomitmen dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi, karena pekerjaan dilakukan merupakan tanggung jawab untuk kemanfaatan rakyat. “Jadilah pemimpin yang cerdas dan bekerja keras, jujur dalam tindakan dan ikhlas dalam pengabdian, sehingga akan mampu menunjukkan dharma bakti kepada daerah,” pungkasnya. Berikut 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang dilantik. 1. Bayana, sebelumnya menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Tulang Bawang Barat dilantik sebagai Inspektur Provinsi Lampung. 2. Fredy, sebelumnya menjabat Inspektur Provinsi Lampung dilantik sebagai Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia. 3. Thomas Americo, sebelumnya menjabat Sekretaris DPRD Kabupaten Lampung Selatan dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung. 4. Sulpakar, sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung dilantik sebagai Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Lampung. 5. Senen Mustakim, sebelumnya menjabat Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Lampung dilantik sebagai Kepala Kesbangpol Provinsi Lampung. 6. M. Firsada, sebelumnya menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Lampung dilantik sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Lampung. 7. Muhammad Alhusnuriski sebelumnya menjabat Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Kabupaten Pesawaran dilantik sebagai Kepala BPSDM Provinsi Lampung. 8. Yurnalis, sebelumnya menjabat Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Lampung dilantik sebagai kepala Badan penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Lampung. 9. Intizam, sebelumnya menjabat Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia dilantik sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Lampung. 10. Slamet Riadi, sebelumnya menjabat Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Lampung dilantik sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Lampung. 11. Yudhi Alfadri, sebelumnya menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Lampung dilantik sebagai Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Lampung. 12. Puadi Jaelani, sebelumnya menjabat Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Lampung dilantik sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Redaksi