Site icon jestv.id

Inspektorat Pringsewu Pelajari Informasi Beragam Pungutan di Pekon Bulurejo

JESTV, PRINGSEWU – Inspektorat Kabupaten Pringsewu memberi atensi mengenai berbagai iuran yang dipungut dari masyarakat di Pekon Bulurejo, Kecamatan Gadingrejo.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah warga mempertanyakan keberadaan iuran bersih desa sebesar Rp120 ribu atau 15 kilogram gabah per tahun, ditambah iuran untuk modin, juru kunci makam, dana kematian, hingga jimpitan.

Menanggapi hal tersebut, Inspektur Inspektorat Kabupaten Pringsewu, M. Akhbar Sholeh, menyatakan pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu informasi yang berkembang.

“Semua informasi akan kami pelajari terlebih dahulu,” kata Akhbar Sholeh saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis (11/6/2026).

Meski belum memberikan penjelasan lebih lanjut, pernyataan tersebut menjadi respons pertama dari unsur pemerintah daerah setelah polemik mengenai berbagai iuran di Pekon Bulurejo mencuat ke publik.

Sebelumnya, Kepala Pekon Bulurejo, Suherman, membantah bahwa beragam iuran yang dipungut dari warga digunakan untuk menggaji pamong pekon. Menurutnya, dana yang terkumpul digunakan untuk membiayai kegiatan sedekah bumi atau bersih desa yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

Suherman juga menyebut iuran tersebut telah berlangsung secara turun-temurun dan menjadi bagian dari tradisi masyarakat setempat.

Selain iuran bersih desa, masyarakat juga dikenakan kontribusi sebesar 10 kilogram gabah atau sekitar Rp80 ribu untuk modin, 10 kilogram gabah atau sekitar Rp80 ribu untuk juru kunci makam, serta iuran kematian sebesar Rp5 ribu per bulan.

Saat ditanya mengenai dasar aturan yang mengatur berbagai iuran tersebut, Suherman sebelumnya menyebut praktik tersebut berjalan berdasarkan tradisi dan musyawarah masyarakat. Namun dalam kesempatan yang sama ia juga menyatakan kemungkinan pernah ada aturan yang dibuat pada tahun 2014, meski belum dapat menunjukkan dokumen yang dimaksud.

Hingga kini, Camat Gadingrejo dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) Kabupaten Pringsewu belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan redaksi. (ate)

Exit mobile version