JESTV.ID, Kab. Tangarang – Mengingat persoalan sampah ada dimana- mana baik dipinggir jalan maupun dikampung- kampung, sampai saat ini sulit diatasi dengan berbagai alasan klasik yang sering kita dengar yaitu armada kurang, kesadaran masyarakat kurang, tenaga pengangkut kurang, tempat pembuangan terbatas, dan lain sebagainya.
Apalagi disaat ini negara dilanda bencana covid 19 dikwatirkan sampah covid pun bisa berada disampah- sampah yaitu masker.
Melihat hal itu timbul pemikiran cemerlang seorang pemuda dan rekan- rekanya yaitu MUHAMAD ANDRIYADI sekertaris karang taruna dan wakil trantib desa pangadegan, kecamatan pasar kemis, kabupaten tangerang.
Dengan pemikiran-pemikiranya tibulah ide mengelolah sampah mandiri bersama teman-temanya menggunakan lahan kosong untuk mebuat TP2ST( tempat pembuangan pengelolaan sampah terpadu desa pengadegan. Jln Dadap Rt 03 Rw 02 desa pengadegan pasar kemis , kab. Tangerang. Senin 11 juli 2022.
Berbagai pihak ANDRI menyampaikan supaya kegiatanya didukung agar bisa mendapat fasilitas berupa armada pengangkut tapi semuanya buntu.
Dengan semangat supaya sampah-sampah bisa teratasi maka dengan mandiri ANDRI menyiapkan armada roda tiga mulai dari bulan pebuari tahun 2022 terpenuhi dua RW yaitu RW 02, RW 06 dan dua Kejaroan , Kejaroan 1 , kejaroan 2, tiga sekolah,pengangkutan 2 kali sehari.

ANDRIYADI berharap ada pihak terkait bisa mbantu kegiatanya untuk manambah armada agar terpenuhi sampah- sampah rumah tangga terangkut semua.
Media jestv mendatangi dan konfirmasi ke kepala desa pangadegan M. HASAN SUDRAJAD panggilan tenarnya bang JACK mengenai sampah.
“Kami menggunakan anggaran sangat hati- hati, belum bisa menggunakan kehal pembelian Armada , atau pembuatan pembuangan akhir,” tuturnya.
(Muslim)

