JESTV.ID, Kabupaten Tangerang – Munculnya beberapa tayangan pemberitaan media online viral di medsos tiktok wartawan menerima amplop isinya uang 10 ribu rupiah, beberapa wartawan dan LSM yang mengalami langsung kejadian sebenarnya, mendatang langsung Kantor DPMPD Kabupaten Tangerang. Rabu (20/09/2023).

Rani Riansyah salahsatu jurnalis memberikan keterangan apa yang terjadi sebenarnya di kantor pemerintahan desa Kronjo, “Saya bersama rekan-rekan hadir di acara musdes pada hari kamis tanggal 14 September 2023, acara yang di mulai pukul 14.00 Wib, sebagai jurnalis mencoba untuk mendapatkan informasi terkait acara tersebut, saya ingin konfirmasi, entah kenapa penyebabnya pak kades tidak menanggapi kami para jurnalis di tinggalkan begitu saja terkesan cuek alias masa bodoh tanpa memberikan keterangan. Ketika saya mau pamitan pulang, seorang diduga perangkat desa Kronjo menahan saya dan rekan-rekan yang lain, tidak begitu lama saya dan rekan-rekan menerima amplop yang isinya setelah di buka 10 ribu,” ujarnya.

Samran sebagai seorang jurnalis yang juga memerima amplop yang isinya 10 ribu mengatakan, “Banyak sanggahan dari beberapa media online terkait statemen kepala Desa Kronjo H.Nurjaman tidak bermaksud melecehkan jurnalis itu sah-sah saja, justru saya datang ke kantor DPMPD ini untuk memberikan keterangan sebenarnya apa yang terjadi,” ujarnya.

Yani perwakilan LSM APKAN mengatakan, “Saya sebenarnya sangat menyayangkan pak kades H.Nurjaman tidak langsung memberikan penjelasan kepada kami rekan-rekan media dan LSM terkait adanya pemberitaan dan video viral yang beredar di medsos,” ujarnya.

Samudi dari awak media jestv.id pada saat itu ada rencana meliput kegiatan kunjungan Bupati Tangerang peresmian tempat pelelangan ikan melihat rekan-rekan jurnalis dan LSM berkumpul di kantor kecamatan Kronjo mampir menghampiri. “Saya melihat rekan-rekan Jurnalis dan LSM berkumpul di kantor Kecamatan Kronjo, saya mendapat informasi dari rekan-rekan adanya persoalan terkait liputan di kantor desa Kronjo merasa adanya dugaan pelecehan dengan pemberian amplop 10 ribu,” ujarnya.

“Saya sebagai jurnalis adanya pemberian amplop isinya 10 ribu ini dengan spontan mengadakan gerakan aksi solidaritas dengan mengumpulkan KTA masing -masing, saya sampaikan orasi sebagai bentuk rasa prihatin, sebagai anak bangsa Indonesia yang punya adat ketimuran dengan menjunjung tinggi etika sopan-santun rasa kepedulian terhadap rekan-rekan jurnalis yang juga ikut mencerdaskan anak-anak bangsa dengan memberikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya menambahkan.

H.A. Sugianto Ali A.S. kasie fasilitasi pembangunan desa DPMPD Kabupaten Tangerang menerima kunjungan para jurnalis dan LSM mengatakan, “Saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan rekan-rekan media dan LSM memberikan klarifikasi kejadian yang sebenarnya, mendapatkan penjelasan langsung karena memang selama ini kita mendapatkan informasi dari pemberitaan bahkan viral,” katanya.

“Saya akan sampaikan kepada pimpinan,terima kasih atas masukannya kedepan akan di jadikan agenda pembekalan untuk kepala Desa,” tutupnya. ( SAM).

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate ยป