jestv.id
Daerah

Lagi – lagi Tim Pelaksana Kegiatan Gigit Jari

JESTV.ID, LEBAK – Menyimak pemberitaan edisi yang lalu terkait pembangunan sarana Infrastruktur Gedung Desa Cempaka, Kecamatan Warunggunung Kabupaten Lebak.

Disinyalir Kontroversi,
Masalahnya pembangunan gedung Desa yang menelan Anggaran Rp 350 juta. Bersumber dari Anggran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) tahun Anggaran 2023 dianggap oleh berbagai elemen mengangkangi Regulasi/ aturan per Undang undangan.
Pembangunanya tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) seperti tertera pada papan proyek.
Satu unit gedung Desa tapi kenyataanya dua lantai (dua unit).

“Ini jelas tindakan manipulatif atau pembohongan Publik
Melanggar undang undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Infomasi Publik (KIP),” ujar Suparman wakil ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Benteng Tataran Rakyat (Bentar) Kabupaten Lebak.

Suparman menambahkan, “Fungsi Tim Pelaksana Kegiatan yang tidak diberdayakan sebagaimana mestinya,” tambahnya.

Pembangunan sarana dan Prasarana Infrastruktur Kantor Desa Cempaka, sesuai dengan yang terpampang di papan Informasi, adalah berupa pembangunan Infrastrukrur Desa, akan tetapi pada kenyataanya bila dilihat secara kasat mata, hanya berupa Rehabilitasi kantor Desa yang sudah ada.

Dalam waktu dekat Suparman akan membawa persoalan ini kepada pihak Inspetorat untuk dilakukan Inapeksi.
Agar Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) segera merekomendasikanya pada pihak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk dlakukan penyelidikan dan penyidikan.

Sementara Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Cempaka Badri, tidak dapat ditemui, sedang keluar pak, ucap Skekretaris TPK sambil mempersilahkan duduk pada rekan media.
Ketika dikompirmasi terkait pembangunan gedung Desa. Sekretaris TPK saudara Asik mengaku bahwa dirinya tidak tahu menahu.
“Saya tidak pernah dilibatkan dalam segala kegiatan. Terus terang saja saya hanya sebagai gambar saja, pokoknya tidak diberdayakan sama sekali oleh Kepala Desa,” ucapnya.

Asik juga menambahkan, “Ketika saya tanya kebagian staf keuangan, bahwa angaran sudah cair.
Untuk belanja bahan matrial saja jaro yang belanaja ke serang,” ujarnya.

Kepala Desa Cempaka Saeful Anwar, ketika dihubungi via telpon selulernya namun selalu mailbox dan tidak bisa di hubungi.

Disela – sela memperbaiki ban mobilnya Camat Warunggunung
Apip, mengatakan bahwa terkait pembangunan Desa Cempaka.
Saya kembalikan kepada otonomi Daerah. “Saya menyarankan yang terbaik sudah, itumah silahkan saja dikembalikan kepada rekan media sesuai tufoksinya. Dan terkait bangunan kantor desa saya tidak ada hubunganya dan tidak dilibatkan dalam arti tidak tahu apa – apa. (Herman/ Omo)

Related posts

Melaksanakan kegiatan menghadiri HUT PGRI ke 76 di wilayah kecamatan banjarsari Polsek Banjarsari Polres Lebak

admin

Bhabinkamtibmas Polsek Malingping Polres Lebak Monitoring penyaluran BPNT

admin

Pelaku pencurian R2 terekam CCTV ditangkap Sat Reskrim Polres Lebak Polda Banten

admin