JESTV.ID, LEBAK – Lahan parkir Rumah Sakit Adjidarmo diduga belum layak di pakai tapi sudah digunakan.
Terlihat nampak jelas
terkesan asal-asalan padahal pembanguan Gedung Rumah Sakit Adjidarmo yang baru saja dikerjakan menelan angaran APBD yang sangat fantastis dan bersumber dari APBD Kabupaten Lebak tahun 2023 sebesar Rp 16,733.694 000,- (Enam Belas Miliar Tujuh Ratus Tiga Puluh Tiga Juta Enam Ratus Sembilan
Puluh Empat Ribu Rupiah) dikerjakan oleh pihak ketiga PT Berkibar Bersama Bendera.
Dilihat kondisi terkini pembangunan tersebut Diduga tidak sesuai Spek, Patut di pertanyakan oleh seluruh masyarakat karena pihak Pemerintah Daerah diduga menghambur-hamburkan anggaran sedangkan hasil Pembangunan tidak maksimal.
Saat dikonfirmasi pihak program Wilan mengatakan kepada Wartawan Jestv.id bahwa
Pembangunan sudah rampung dan hari Senin besok akan diresmikan,” katanya kepada media pada hari Selasa (28/05/2024).
Sementara pihak pelaksana Pembangunan belum dapat dikonfirmasi oleh awak media.

Ditempat yang sama awak media berupaya konfirmasi kepada pihak Kepala parkir Ibnu, Namun sangat disayangkan tidak ada dilokasi parkiran, awak media mencoba menghubungi lewat telpon Whatsappnya, tapi Ibnu tidak mengangkat telpon.
Lebih lanjut awak media coba menghubungi kepala Rumah Sakit Adjidarmo Budi, Namun awak media mendapat nomor Kontak Whatsappnya, diduga telah diblokir oleh Kepala Rumah Sakit Adjidarmo.
Sehingga Pembangunan Rumah Sakit Adjidarmo menuai sorotan Publik.
Masyarakat Lebak Banten meminta kepada BPK dan Inspektorat agar mengaudit secara total, soal Pembanguan tersebut dan harus dilaksanakan secepatnya guna fungsi, agar anggaran pemerintah yang di kucurkan untuk Pembangunan Rs Adjidarmo tepat Sasaran dan Transparansi. (Herman)
