Site icon jestv.id

Pasar Cipanas Baru Sepi Pembeli Pedagang Pilih Pindah Jualan

JESTV.ID, LEBAK – Pembangunan Pasar Cipanas Baru yang berada di Desa Haur Gajrug, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak yang menghabiskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lebak sebesar 19 miliyar rupiah. Kini kondisinya sepi karena ditinggal para pedagang dan pembelinya, Rabu (8/02/2023).

Pengelola Pasar Cipanas Baru Yani mengatakan bahwa Pasar tersebut baru saja di launching pada pertengahan Juli 2022.

“Ratusan Ruko dan Lapak awalnya terisi penuh oleh para pedagang, tapi memasuki akhir Desember 2022, para Pedagang memilih meninggalkan Pasar Cipanas Baru karena sepi konsumen.
Padahal ketika baru dibuka posisinya cukup ramai,” ungkap Yani.

Informasinya para pedagang Pasar Cipanas Baru, karena para pelanggan sepi. Pembeli lebih memilih berbelanja di Pasar Gajrug karena dekat dengan pemukiman.

Nanang salah seorang warga setempat mengatakan Pasar Baru rintisan jika diawal sepi pembeli mewajibkan, kecuali Pasar pindahan.

“Namanya juga Pasar baru rintisan jadi wajar saja kalau sepi, kecuali pasar pindahan pasti ramai,” ujarnya.

Pasar Cipanas Baru dibangun awalnya untuk memudahkan masyarakat agar tidak terlalu jauh dalam membeli kebutuhan pokok.

Sejak di buka pasar ini dengan kapasitas 104 unit toko, 96 unit kios dan 10 selter. Pemerintah Daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak
Menyewakan toko dan kios dengan harga 750 ribu perbulan, sedangkan Selter disamping dibandrol 1,5 juta perbulan.

Jauh berbeda bila dibandingkan sewa di Pasar Gajrug yang mencapai Rp 15 juta pertahunnya. Apalagi bila ada penyewa baru, mereka akan dibebaskan penyewaannya selama setahun dimuka. (Herman/Omo)

Exit mobile version