jestv.id
Daerah

Tim Vaksinator Tenaga Kesehatan Puskesmas Curugbitung, Cepat Tanggap Tangani Kasus Covid-19

JESTV.ID, LEBAK – Kepala Puskesmas Curugbitung, bersama tim vaksinator tenaga kesehatan Puskesmas cepat tanggap bereaksi menyikapi terkait penanganan kasus covid-19.

Hal ini, berkaitan dengan adanya informasi tenaga pengajar yang terindikasi covid-19 di sekolah SDN 1 Cilayang, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak, Selasa (22/2/2022).

Pemantauan tim nakes Puskesmas Curugbitung turut disaksikan oleh Camat Curugbitung Endang Subrata, Kepala Puskesmas Curugbitung H. Ribun, Kepala Korwil Pendidikan Curugbitung H. Enang Hidayat, Kepala Sekolah SDN 1 Cilayang Hj. Siti Suarti S.Pd.

“Iya, Betul kami tenaga kesehatan Puskesmas Kecamatan Curugbitung, membenarkan adanya informasi dari Kepala Sekolah SDN 1 Cilayang, terkait adanya dua orang Guru yang saat ini terpapar covid-19,” ujar Kepala Puskesmas Curugbitung.

“Dengan adanya informasi tersebut, saya Kepala Puskesmas bersama tim vaksinator tenaga kesehatan Puskesmas Curugbitung, melakukan investigasi ke sekolah tersebut, untuk melakukan tracking kontak dan testing swab, pcr terhadap beberapa tenaga guru yang ada di sekolah tersebut,” sambungnya.

Menurut H. Ribun, hal ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya paparan covid -19.
Terhadap yang lainnya.

“Dan kami dari tenaga kesehatan Puskesmas, mengintruksikan terhadap yang terkena paparan covid-19, agar melakukan isoman selama 14 hari sampai sembuh. Dan bagi yang sehat,
harus tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan,”ungkapnya.

“Dengan adanya kegiatan tracking kontak dan testing melalui swab PCR, kepada beberapa tenaga guru tersebut, semoga tidak menyebar luas ke siswa-siswi disekolah tersebut,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 1 Cilayang Hj. Siti Suarti membenarkan adanya salah satu seorang guru yang mengalami sakit demam. Namun usai dianjurkan ke pihak dokter, hasilnya positif.

“Kami dari pihak sekolah menganjurkan agar melakukan swab dan tes PCR, ke dokter terdekat guna untuk mengetahui terindikasi virus covid atau tidak dan ternyata menurut keterangan dokter tersebut, hasilnya positif,”imbuhnya.

“Mengetahui itu, Lalu kami melakukan koordinasi dengan satuan gugus tugas covid-19 Kecamatan, Agar segera menangani yang menimpa kepada rekan kami yang ada di SDN 1 Cilayang. Ini juga agar tidak terpapar kepada siswa – siswi. Untuk itu, alhamdulilah, saya mengapreasi kepada kepala Puskesmas Curugbitung, yang melaksanakan tugas secara cepat menanggapi kasus tersebut,”tambahnya.

Siti juga menuturkan telah melakukan koordinasi juga dengan pihak Korwil Pendidikan Curugbitung, tentang adanya kasus tersebut.
Sehingga Kepala korwil pendidikan, melakukan koordinasi pula dengan Dinas pendidikan kabupaten Lebak.

“Setelah adanya koordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, akhirnyat terkait pembelajaran untuk SDN 1 Cilayang dilaksanakan secara Daring. Ini dilakukan, dikhawatirkan adanya penularan covid-19, terhadap siswa -siswi,” tuturnya.

Kepala Sekolah SDN 1 Cilayang berharap untuk rekan guru yang positif terpapar covid-19 melakukan isoman hingga sembuh total.

“Buat rekan yang terpapar covid-19, segera melakukan isoman semoga diberikan kesabaran, cepat sembuh seperti biasa, karena kita sebagai pejuang pendidikan, walaupun bagaimanapun tetap harus semangat,” pungkasnya. (Yanto)

Related posts

Ditpamobvit Polda Banten Sosialisasikan Sistem Pengamanan Objek Vital di PT Krakatau Sarana Infrastuktur

admin

Menteri Perdagangan RI Buka Raker Kementerian Perdagangan, Gubernur Arinal Sampaikan Sejumlah Capaian Kinerja Sektor Perdagangan Provinsi Lampung

admin

Polsek Sajira Polres Lebak Sambangi Ketua Apdesi Kecamatan Sajira

admin