JESTV.ID, LEBAK – Menjelang hari kemenangan idul fitri tiba selalu disambut dengan riang gembira oleh warga muslim disetiap pelosok negeri ini. Namun lain hal yang dialami Ikbal yang berdomisili di kampung Lebak Picung RT 001 / RW/ 001 Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak Provinsi Banten.
Ikbal mengeluhkan adanya tentang perlakuan diskriminatif atau perlakuan semena-mena yang terimanya, yang disinyalir dilakukan oleh boss Mobile Marketing Sariah (MMS) Berinisial K pada Bank Central Asia (BCA) Cabang Rangkasbitung Kamis (12/04/2023).
Ikbal mengeluhkan tentang dirinya yang diberhentikan dari pekerjaan, tetapi gaji atau honornya yang tak diberikan oleh pihak vendor.
Dari arahan pihak vendor MMS Ikbal disarankan untuk menghadap langsung menemui Kepala Cabang Bank Central Asia (BCA).
“Saya selama bekerja baru 1 kali ditransfer dengan nominal uang 50 ribu rupiah,
ini merupakan penghinaan bagi saya, sudah bersusah payah untuk mencari nasabah dalam membuka tabungan pada Bank Central Asia Cabang Rangkasbitung.” terang Ikbal.
Hal ini tidak sesuai dengan Agrement atau kesepakatan yang awal, dimana pihak vendor berjanji akan memberikan honor 50 ribu rupiah persatu nasabah.
Namun pada kenyataanya tidak seperti perjanjian awal.
“Saya meminta kepada pihak vendor untuk segera menyelesaikan sisa honor yang belum dibayarkan terhadap diri saya, karena sudah 5 minggu ini belum juga ada kejelasan bahkan hampir 6 minggu hak saya tidak diberikan. Honor saya dulu dijanjikan persatu nasabah 50 ribu rupiah,” ungkapnya.
Ditambahkan Ikbal, “Saya setiap hari rabu selalu menanyakan kepada team tentang gaji saya kapan akan diberikan, dan dibayarkan terhadap diri saya, namun mereka selalu menjawab minggu depan dan minggu depan saja. Saya selalu dijanjikan terus menerus oleh pihak team dalam hal ini BCA Cabang Rangkasbitung Kabupaten Lebak.” tambah Ikbal.
Sementara Kepala BM BCA Agus ketika ditemui media di ruang kerjanya pada hari kamis 6/04/2023 mengatakan akan memfasilitasi permasalahan ini namun hingga pemberitaan ini tayang janji tersebut belum ada realisasinya, dan belum juga ada kepastian.
(Herman/Omo)

