JESTV.ID, Lebak – Penataan dan revitalisasi Alun-alun Rangkasbitung setelah diresmikan pembangunannya oleh Bupati Lebak dan sudah dibuka untuk umum, mendapat tanggapan beragam dari masyarakat.
Menyikapi hal itu, Plt. Kadis PUPR Kabupaten Lebak Dade Yan Apriandi mengatakan bahwa untuk pembangunan penataan Alun-alun Rangkasbitung dalam kegiatannya tidak dianggarkan untuk pembangunan toilet di tahun anggaran 2025.
“Iya, karena untuk pembangunan toilet akan dianggarkan pada tahun 2026 ini,” ujarnya kepada media Sabtu, (10/1/2026).
Lanjut ia, Pembangunan alun-alun Rangkasbitung pasca di resmikan Bupati Lebak sekarang ini jika ada kerusakan masih menjadi tanggungjawab pelaksana atau penyedia.
“Iya pasca diresmikan pembangunannya, segala kerusakan dan kekurangannya masih jadi tanggungjawab pelaksana atau penyedia dan masa pemeliharaannya sampai 6 bulan,” ungkap Plt. DPUPR Lebak.
Sementara itu, lanjut Dade, untuk pembangunan toilet dikawasan alun-alun Rangkasbitung akan dianggarkan tahun ini.
“Iya tahun ini dianggarkan pembangunan toilet umum, sekaligus dengan pembangunan jalan pedestria atau pengguna jalan trotoar, baik di luar pagar dan di dalam yaitu jalan yang menghubungkan lapangan volly menuju lapangan basket ball,” pungkasnya. (MS)

