JESTV.ID, TANGERANG – Di saat Anggaran Pemerintah baik Pusat maupun Daerah yang di gelontorkan untuk pembangunan Infrastruktur sangat luar biasa. Namun rupanya hal itu tidak membuat pembangunan Infrastruktur di Kabupaten Tangerang lebih baik. Salah satunya pembangunan Drainase di pertigaan Desa Mekarsari Kecamatan Rajek Kabupaten Tangerang yang kondisinya sangat memperihatinkan, hingga air got-nyapun selalu menggenangi badan Jalan, dan terkesan di biarkan oleh pihak Pemerintah, baik Desa, Kelurahan, maupun Kabupaten. Hingga mendapat Kritikan dan selalu dikeluhkan oleh masyarakat dan penguna jalan.
Hasil wawancara, Jestv.id, Drainase tersebut kondisinya sudah beberapa Tahun tidak diperbaiki seperti itu. hal itu di ungkapkan, Supri, salah satu warga sekitar saat di wawancara Jestv.id pada, (2/1/2022).
“Iya kang akibat buruknya saluran air (Drainase) di sini, mengakibatkan jalan selalu tergenang air sampai ke badan jalan, apalagi di saat turun hujan sudah dipastikan jalan di sini selalu banjir, dan kondisi seperti ini sudah bertahun – tahun, namun sampai saat ini belum ada perbaikan dari Pemerintah,” Ungkapnya.
Lebih lanjut Supri, mengatakan, “Kami berharap kepada pihak Pemerintah agar secepatnya memperpaiki Drainase tersebut, karena kita khawatir akan menimbulkan penyakit, mengingat air got tersebut berasal dari limbah lingkungan, dan kerap tercium aroma tak sedap.”Tandesnya.

Sementara itu, Rohmat, salah satu penguna jalan yang hampir setiap hari melintas dijalan tersebut saat hendak berangkat atau pulang kerja, mengaku beberapa kali hampir terjatuh saat melewati jalan tersebut.
“Saya setiap hari lewat sini kang, pagi dan sore, ketika berangkat dan pulang kerja, memang kondisi jalan di sini sudah lama seperti ini, bahkan tidak hujanpun Air Gotnya selalu menggenangi badan jalan, karena kemungkinan saluran air (Drainase) nya yang buruk, bahkan saya sendiri beberapa kali hampir jatuh saat lewat di sini,” Ujarnya.
Ia menambahkan, “Saya berharap kepada pihak Pemerintah agar secepatnya memperbaiki saluran drainasenya jangan samapai menunggu jatuh korban. Karena dengan kondisi seperti ini jalanan menjadi licin, dan yang lebih parah lagi menimbulkan aroma tak sedap,” Pungkasnya.
Sampai berita ini di terbitkan Jestv.id, masih berusaha mengkonfirmasi pihak terkait.
Laporan : Saman

