JESTV.ID, Kabupaten Tangerang – Pelaksanaan pemilihan Kepala Desa Kemiri di duga ada kecurangan menurut beberapa keterangan dari para relawan pemenangan nomor urut 01 Jamaludin juga ketua BPD desa kemiri. Senin (25/09/2023).

Muslih relawan pemenangan nomor urut 01 Jamaludin mengatakan, “Ini terindikasi adanya kecurangan surat yang terpakai dan tidak terpakai tidak sesuai dengan DPT (Daftar Pemilih Tetap) yang ada, surat undangannya juga lebih tidak sesuai dengan DPT, ” ujarnya.

Muslih lebih lanjut mengatakan, “Saya punya bukti-bukti semuanya dari para saksi-saksi TPS yang ada, saya juga akan menindak lanjuti adanya dugaan kecurangan ini, tadi malam dalam pleno kami walk out tidak menanda tangani hasil pleno,” ujarnya.

Budi Ketua BPD desa Kemiri mengatakan, “Saya lihat dalam rapat pleno ada kejanggalan di saat saya mempertanyakan kepada ketua panitia tidak bisa menjawab hal tersebut,saya tidak mau menandatangani hasil pleno, salah satu kejanggalan contoh di TPS 01 dari DPT 1.311 orang,surat suara 1406 hasil terpakai oleh pemilih 1.228 orang, lebih rinci saya jelaskan adanya surat panggilan menggunakan tanda tangan scan harusnya tanda tangan basah karena dengan tanda tangan scan itu mudah untuk di gandakan, pemilih harusnya berdasarkan KTP masing-masing di TPS yang di tentukan,” ujarnya.

Budi menambahkan, “Dengan adanya temuan kejanggalan itu sebelum panitia memberikan penjelasan saya belum bisa mampleno kan,” katanya.

Nurmanudin Camat Kemiri mengatakan, “Terkait adanya dugaan kecurangan harus ada pembuktian kalau tidak ada kepuasaan sebaiknya menempuh jalur hukum, ” ujarnya singkat.

Sementara ini pihak panitia pemilihan kepala desa kemiri belum bisa di hubungi terkait konfirmasi adanya dugaan kecurangan pelaksanaan pemilihan kepala desa Kemiri. (SAM).

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate ยป