jestv.id
Daerah Nasional

Hati-hati!!!! Modus Penipuan Berkedok Rekruitment Bekerja di Perusahaan Dua Warga Lebak Diduga Jadi Korban Penipuan

JESTV.ID, LEBAK – Riki Riskidiana dan Muhammad Nur Wahid, keduanya warga Kabupaten Lebak-Banten diduga menjadi korban penipuan dengan modus dapat bekerja disebuah perusahaan oleh oknum bernama HY.

Informasinya kedua korban di tawari Kerjaan oleh saudara Anton yang tidak di ketahui identitasnya. Korban awalnya di minta agar membawa surat lamaran dan dijanjikan akan langsung dipekerjakan, sehingga kedua korban pun menuruti apa yang menjadi arahan Anton.

Anton berjanji ke dua korban akan di pekerjakan di PT.Inter Nusa Food yang beralamat di daerah Jakarta.

Menurut kedua korban, awalnya Anton tidak menyampaikan terkait administrasi sebagai persyaratan masuk kerja. Namun setelah tiba di Kantor PT. Arva Karya Abadi yang beramat di Jalan Korelet, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tanggerang- Banten, kedua korban diminta untuk membayar sejumlah uang untuk perlengkapan persyaratan kerja, masing-masing sebesar Rp.2.500.000,- dan kedua korban menyanggupi.

Pada saat kedua korban di bawa ke Kantor PT. tersebut oleh Anton, kedua korban tidak membawa uang, maka pembayaran administrasi di lakukan via transfer ke salah satu Bank a/n HY dikarenakan salah satu korban tidak memiliki Banking, hingga Riki Risdiana meminta agar Muhamad nur Wahid mentransfernya sejumlah Rp.5.000.000,-.

Transaksi di lakukan pada tanggal 20 Januari 2024, namun hingga lebih kurang empat bulan, keduanya belum di pekerjakan, sesuai dengan apa yang di janjikan Anton dan HY.

Di karenakan perusahaan yang di janjikan terhadap kedua korban tidak ada kejelasan, maka korban menanyakan ke HY, dan HY menjawab kedua korrban akan di pekerjakan di perusahaan lain, yaitu di PT. Dengki Engineering di daerah Cikarang.

Seiring berjalannya waktu, karena pekerjaan yang di tawarkan pun sama tidak jelas, maka ke dua korban memutuskan untuk mengajukan pengunduran diri dari rekrutmen tersebut.

Setelah ke dua korban mengirim surat pengunduran diri, HY menyampaikan bahwa uang administrasi yang sudah di terimanya, akan di kembalikan dalam kurun waktu 14 hari kerja. Namun sangat di sayangkan janjinya selalu meleset hingga detik ini.

Pengembalian terhadap saudara Muhamad Nurwahid pada tgl 15 Maret 2024, seharusnya pengembalian kepada ke dua korban pada tanggal 4 April jika di hitung sesuai janji HY 14 hari kerja. 2024, itupun hanya sebesar Rp.500.000,- sedangkan Riki Risdiana di kembalikan pada tgl.1 Maret tahun 2024.

Saat media mengkonfirmasi ke kedua korban di tanya terkait apa yang akan di lakukan pada Selasa (28/05/2024).

“Kami sepakat akan melaporkan hal ini kepada pihak berwajib, karena sudah merasa di tipu dan kami akan melaporkan kejadian ini ke yang berwajib, karena kami sudah di rugikan.” jelas keduanya.

Awak media Jestv.id, coba menghubungi HY via chat whatsapp, namun hingga berita ini di turunkan, HY tidak menanggapi.(Aris RJ)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts

Bhabinkamtibmas Polsek Warunggunung Polres Lebak Melaksanakan Pengecekan Poskamling

admin

Bupati Lebak Ucapkan Milad Radio Multatuli89Fm ke 7 di Pekan Raya Lebak dan Festival Kopi

admin

Protap Polsek Warunggunung Polres Lebak Melaksanakan KRYD ( Kegiatan Rutin Yang Dilaksanakan) Bersama Dengan Personel Koramil Warunggunung

admin
Translate ยป