JESTV.ID, LEBAK – Ketua Unit Pengelola Keuangan Kegiatan ( UPKK ) Kelompok Tani Kananga Ligar Desa Pasirkembang, menyatakan tidak membenarkan adanya potongan anggaran IRPOM kelompok Tani Kanangaligar Desa, Pasirkembang, Kecamatan Maja, Lebak – Banten, Senin (11/ 11/ 2024).
Ketua UPKK Kelompok Tani Kanangaligar M. Adang menjelaskan, anggaran tersebut bersumber dari APBN 2024, sebesar Rp 112.800.000 ( Seratus dua belas juta delapan ratus ribu rupiah ) Peruntukan kegiatan IRPOM yang berlokasi di Desa Pasirkembang yang di Cairkan melalui rekening UPKK, Kanangaligar.
Dan anggaran tersebut sudah direalisasikan sekitar bulan Agustus- Oktober 2024.
“Iya betul, sekitar bulan agustus tahun 2024 kami Unit Pengelola Keuangan Kegiatan ( UPKK ) Gapoktan Kanangaligar Desa Pasirkembang mendapatkan Program IRPOM ( Irigasi Perpompaan ) yang bersumber APBN sebesar 112.800.000. ( Seratus dua belas juta delapan ratus ribu rupiah ),
IRPOM ini merupakan salah satu upaya Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan Nasional dengan sistem irigasi yang menggunakan pompa air untuk mendistribusikan air ke lahan pertanian melalui saluran terbuka atau tertutup,” ungkap M. Adang.

Ketua UPKK kelompok tani Kanangaligar menyatakan terkait isu yang beredar, bahwa isu adanya dugaan potongan Anggaran sebesar 10.000.000 rupiah ( Sepuluh juta rupiah ) tersebut tidak benar.
“Iya isu yang berkembang tidak benar dan dengan adanya IRPOM ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Pasirkembang,” tegasnya.
Masih ditempat yang sama, Bendahara Gapoktan Kananga ligar,
Bai Eslod membenarkan adanya pencairan anggaran IRPOM untuk Kelompok Tani Kanangaligar sebesar Rp 112.800.000,-.
Sementara itu, menurut salah satu anggota kelompok tani, Ajun mengaku senang dengan adanya IRPOM ini sehingga pertanian dapat terairi. (Yanto)

