JESTV.ID, LEBAK – Wakil Ketua 1 DPW Ormas Badak Banten Rizwan, berjanji akan mendampingi masyarakat Desa Jayasari sampai titik darah penghabisan jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.
Usai menggelar aksi Jilid 1, Rizwan bersama sejumlah Ormas dan Lembaga, akan mengagendakan aksi demo jilid ll, dengan membawa massa yang lebih besar dari aksi sebelumnya.
“Karena selama ini, kami anggap Pemkab Lebak, masih berdiam diri, walau semua mengetahui, kalau masyarakatnya tertindas, oleh oknum pengusaha lebak tak bertanggungjawab,” Hal ini di sampaikan Rizwan kepada media Jestv.id, Minggu (08/10/2023).
“Saya bersama sejumlah Ormas dan LSM, akan terus bergerak maju dan akan terus mengadakan aksi turun ke jalan, selama tuntutan warga Jayasari yang menjadi korban penyerobotan lahan tidak diproses sesuai hukum yang berlaku,” ungkap Rizwan.
“Tentunya kami akan menggelar Aksi Jilid berikutnya dengan ribuan massa, agar Pemda Lebak tidak terus- menerus tutup mata dan segera merespon, serta menempuh upaya-upaya, sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.
Ini fakta ucap Rizwan, sebagian masyarakat Jayasari sudah jelas tertindas tapi mana peran pemerintah Lebak sebagai pemangku kebijakan, malah seolah menganggap, Lebak sedang baik-baik saja.
Rizwan Comrade mengaku, dengan jumlah massa yang lebih besar lagi pada aksi jilid dua, akan mengepung Pemkab Lebak yang selama ini buta terhadap persoalan konflik agraria.
“Kami akan mengepung Pemkab Lebak yang selama ini buta terhadap permasalahan konflik agraria yang terjadi pada masyarakatnya sendiri,
khususnya terkait penyerobotan tanah di Jayasari,” ungkap Rizwan.
“Harapan saya, kembalikan hak-hak masyarakat Jayasari atas apa yang telah di rampas oleh JB,” pungkasnya. (Aris RJ

